Dzulfikar
Dzulfikar Freelance writer

Content creator, Full Time Blogger, Freelancer, SEO Geek. For inquiries contact me dzulfikar.alala[at]gmail[dot]com | bangdzul.com

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

[Video] Taburan Apresiasi Malam Kelulusan DBA 2018

24 November 2018   11:30 Diperbarui: 30 November 2018   10:54 626 4 2

Ada perasaan sedih, haru dan sekaligus gembira saat wisuda. Perasaan yang pernah saya rasakan 11 tahun silam saya rasakan kembali tadi malam (24/11).

Sedih karena harus berpisah, haru karena akhirnya saya bisa menyelesaikan tugas akhir dan gembira sudah melewati perjalanan panjang bersama teman-teman Danone Blogger Academy 2018.

sumber foto : Dokpri
sumber foto : Dokpri

Di usia yang tidak muda lagi, saya masih bersyukur bisa lolos dari penjaringan 600 blogger dalam DBA2018. Tentu saja tak mudah untuk bisa melupakan kenangan selama bersama 19 blogger DBA 2018 lainnya.

Banyak potensi anak muda yang lebih cemerlang dan bersinar di masa mendatang. Lewat DBA 2018 inilah kemampuan mereka di asah. Saya pun jadi belajar lagi bagaimana menulis isu-isu yang menjadi momok bagi masyarakat dan bikin orang mengeritkan dahi dengan sajian yang lebih menarik dan mudah dipahami.

Memang tak mudah untuk menulis tentang isu kesehatan dan lingkungan yang menjadi topik utama dalam DBA 2018 kali ini. Tapi dengan sajian storytelling yang menarik dan bikin penasaran, ternyata isu tersebut lebih mudah dicerna sekaligus menarik perhatian.

Inilah yang diharapkan oleh Nurulloh, COO Kompasiana. Ia berharap tulisan dari para blogger dan Kompasianer dengan gaya bertutur inilah yang bisa "membunuh" konten-konten hoaks kesehatan sehingga bisa memberikan informasi yang lebih akurat.

Begitu juga cerita kang Pepih Nugraha, Founder Kompasiana yang didapuk menjadi mentor Danone Blogger Academy yang memasuki tahun ke dua ini merasa seperti "ngobrol" dengan para peserta DBA 2018 saat membaca tugas akhir mereka. 

Sambutan dari Menkominfo Rudiantara pun memberikan apresiasi pada program DBA 2018 terutama bagi para blogger yang masih mau mengupgrade kapabilitasnya sehingga menjadi blogger yang lebih baik.

Apresiasi yang sama pun diutarakan dari perwakilan Kementerian Kesehatan dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang berharap bisa menggelar program serupa di masa mendatang.

Setelah penilaian para juri, terpilih 1 artikel favorit dan 3 artikel dengan storytelling terbaik.

Tulisan Terfavorit 

3 Tulisan Terbaik

Setelah DBA 2018 ini tentu saja diharapkan mereka bisa tetap menjadi agen perubahan terutama dalam memberikan informasi tentang kesehatan dan lingkungan dengan mempertahankan gayanya masing-masing.  

Program Danone Blogger Academy 2018 ini nampaknya tidak akan berhenti sampai di sini saja. Jadi, buat teman-teman yang tertarik untuk mendapatkan ilmu dari pakar kesehatan, lingkungan, media dan praktisi lainnya, tunggu saja tahun 2019 ya.

Kompetisi tentu akan semakin ketat. Prestise menjadi lulusan Danone Blogger Academy menjadi salah satu hal yang patut untuk dibanggakan mengingat perjuangan melewati berbagai seleksi dari awal hingga akhir.

Terima kasih untuk Danone Indonesia dan Kompasiana yang memberikan saya kesempatan untuk menimba ilmu dari para pakar dan mentor. Mereka banyak memberikan insight baru dalam dunia kepenulisan. Tantangan informasi di masa depan tentu akan semakin berat.

Namun, dengan hadirnya DBA 2018 diharapkan bisa membendung hoax dengan konten-konten positif yang mengedukasi, informatif sekaligus bisa dinikmati seperti membaca sebuah cerita.

Cheers