Tri Lokon
Tri Lokon karyawan swasta

Suka fotografi, traveling, sastra, kuliner, dan menulis wisata di samping giat di yayasan pendidikan https://www.instagram.com/trilosnito

Selanjutnya

Tutup

Video Artikel Utama

Sam Poo Kong di Mata Turis China

26 Januari 2019   20:30 Diperbarui: 27 Januari 2019   13:33 680 9 2

Wisata Budaya Sam Poo Kong (Dokpri)
Wisata Budaya Sam Poo Kong (Dokpri)

Saat musim liburan Sam Poo Kong, Klenteng yang berada di kota Semarang, ramai dikunjungi oleh wisatawan domestik dan mancanegara. Tak heran, kalau klenteng Sam Poo Kong ini merupakan destinasi wisata favorit yang ada di Semarang.

"Kami tertarik mengunjungi Sam Poo Kong, selain karena arsitek bangunannya yang menarik, didominasi dengan warna merah, juga karena ada nilai sejarahnya. Bagaimana Laksamana Cheng Ho bisa berlabuh di Jawa dan tiba di daerah Simongan ini" ujar salah satu pengunjung saat membeli tiket masuk reguler sebesar 8 ribu.

Sam Poo Kong (Dokpri)
Sam Poo Kong (Dokpri)

Siang itu (3/1), saya mengajak Guru Mandarin saya, Mister Jay, berkunjung ke Sam Poo Kong. Karena ia berasal dari China, saya rasa ia akan tertarik tentang sejarah klenteng ini.

Awalnya, Jay melihat dan mengelilingi semua klenteng yang ada di komplek Sam Poo Kong. Klenteng Dewa Bumi, Klenteng Juru Mudi, Klenteng Sam Po Tay Djien dan Klenteng Kyai Jangkar. Bahkan, sempat mendekati tempat souvenir pernak-pernik khas China dan pakaian tradisional China.

Berbagai informasi yang terpahat di bawah patung Cheng Ho (Ma San Bao), dia baca dan di video ia berusaha menjelaskan tentang siapa sebenarnya Laksama Cheng Ho atau Zheng He yang lahir pada tahun 1371. Ia melakukan 7 kali pelayaran (1404-1433) di berbagai tempat di Asia dan Afrika.

"Sam Poo, nama lain dari Cheng Ho yang berasal dari propinsi Yunan, China. Nama Cheng ada kaitannya dengan Kaisar Cheng Qinhua, Kaisar ke 8 dari dinasti Ming, Ia seorang pelaut dan penjelajah asal Tiongkok yang berlayar ke Asia Tenggara hingga Indonesia" ungkap Jay mencoba menerangkan sosok Cheng Ho di hadapan saya.

Klenteng Sam Poo Kong (Dokpri)
Klenteng Sam Poo Kong (Dokpri)

Menurut sumber Wikipedia, Cheng Ho adalah seorang Kasim Muslim dan menjadi orang kepercayaan Kaisar Yongle dari Tiongkok (1403-1424) dan melakukan ekspedisi ke berbagai daerah hingga tiba di pantai Utara Jawa, khususnya Semarang.

Turis China ini juga menerangkan simbol-simbol dari patung-patung yang ada di komplek Klenteng Sam Poo Kong.

"Kaki Singa yang mencengkeram bola, itu lambang bahwa segala sesuatu yang ada di bumi ini harus ditaklukkan (dikuasai). Singa yang mengaum, dengan memperlihatkan taring tajamnya adalah lambang keberaniannya menghadapi segala rintangan. Sedangkan, kaki yang kuat lambang semua usaha harus ditopang dengan kekuatan" lanjutnya.

Simbol Kekuatan (Dokpri)
Simbol Kekuatan (Dokpri)

"Yang menarik dari sejarah klenteng ini adalah nama Semarang. Semarang dalam bahasa Mandarin disebut Sam Po Long. Long berarti tempat atau lokasi. Jadi, hal-hal besar dan penting yang terjadi ratusan tahun lalu di Sam Poo Kong, berkaitan dengan munculnya kota Semarang" tandasnya.

Cerita dan kesan dari Mister Jay ini memberikan wawasan baru tentang kota Semarang, kota kelahiran saya. Karena terlalu asyik bercerita, panasnya cuaca Semarang tak terasa menyengat di badan. Namun, tetap saja tenggorokan saya terasa kering dan minta dibasahi sebagai tanda kehausan.

Kami akhirnya pulang dan saat meninggalkan Klenteng Sam Poo Kong, tampak destinasi wisata budaya ini masih ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Salam Koteka!