Budiono
Budiono Bankir

Praktisi manajemen risiko yang sedang menekuni hobi ngevlog. Silakan subscribe kanal YouTube saya https://bit.ly/TRAVLOGUE dan temukan tulisan saya lainnya di https://www.budionojournal.com/

Selanjutnya

Tutup

Video Artikel Utama

Jalan Terjal Menuju Tegal Alun, Gunung Papandayan

24 Oktober 2019   15:28 Diperbarui: 27 Oktober 2019   23:16 130 2 2

Setelah mengagumi keunikan Hutan Mati yang misterius, belum lengkap rasanya mendaki Gunung Papandayan tanpa menyambangi Tegal Alun. Sebuah tanah lapang yang ditumbuhi rimbunnya bunga Edelweiss. Pemandangan yang sangat tinggi dan tidak ditemukan di semua gunung.

Terakhir saya pergi ke Gunung Papandayan sekitar empat tahun yang silam. Saya sedikit lupa jalan menuju Tegal Alun karena semak belukar seakan menutupi. Saya dan rombongan pun salah mengambil jalan. Sebuah jalan yang tidak lazim dilalui pendaki Gunung Papandayan.

Trek yang saya lalui pun sangat curam dan cukup menguras tenaga. Namun, rasa lelah seakan hilang seketika saat saya bisa melihat pemandangan alam Gunung Papandayan yang memesona di tengah perjalanan.

Tegal Alun, Gunung Papandayan (dokpri)
Tegal Alun, Gunung Papandayan (dokpri)

Setelah menempuh jalur yang terjal dan menembus hutan beranting, saya pun tiba di Tegal Alun. Sejauh mata memandang rimbunan tanaman Edelweiss menghiasi. Saat itu Edelweiss sedang kurang bagus karena banyak tanaman yang mengering. Walaupun demikian, keindahan Tegal Alun masih menunjukkan pesonanya yang menawan.

Saksikan cerita selengkapnya dalam video perjalanan yang saya unggah di kanal YouTube Berbudi TV. Jangan lupa untuk subscribe ya!