Merintis kedai Liang Teh Surabaya di salah satu Mall di Surabaya, pada akhirnya harus menyerah pada takdir. Kondisi pandemi Covid19 yang tak kunjung usai. Membuat saya menutup kedai itu. Sebetulnya sangat disayangkan, usaha rintisan ini sudah mengambil budget cukup banyak dan masih dalam kondisi merugi karena memang masih pada fase development. Banyak investasi awal untuk menaikkan omset. Tapi mau diapa, saat sedang panas panasnya menginjak pedal gas. Sekonyong - konyong Mall harus tutup, kemudian disusul dengan jatuhnya daya beli masyarakat dan ribetnya orang saat masuk mall.
Abnormal Return dilihat dari kondisi Fundamental Finansial Perusahaan.
Melihat aspek kinerja finansial perusahaan secara komprehensif membatu kita untuk menghindari bias penilaian karena hanya terfokus pada satu sisi.
Analisa komprehensif juga membantu manajemen untuk mengambil langkah strategis yang tepat untuk meninggkatkan kinerja perusahaan di masa depan.
Silahkan pemirsa menyimak, dan jangan lupa LIKE, SUBCRIBE dan COMMENT