Isson Khairul
Isson Khairul Jurnalis

Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.

Selanjutnya

Tutup

Video Artikel Utama

Suara Hati Istri Seniman Remy Sylado untuk Pelukis

18 Februari 2022   17:04 Diperbarui: 21 Februari 2022   19:01 3126 13 0


Seniman multi talenta Remy Sylado, sudah setahun lebih sakit. Sejumlah pelukis menyumbangkan lukisan. Lukisan tersebut kemudian dipamerkan di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat. Hasil penjualan lukisan itu untuk menopang biaya pengobatan Remy Sylado. Bagaimana suara hati sang istri?

Emmy Tambayong, istri Remy Sylado terus berupaya menyembuhkan suaminya. Foto: Isson Khairul
Emmy Tambayong, istri Remy Sylado terus berupaya menyembuhkan suaminya. Foto: Isson Khairul

Dengan suara bergetar dan terbata-bata, Emmy Tambayong menyapa para undangan di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki. Emmy Tambayong, lengkapnya  Emmy Louisa Tambayong, adalah istri seniman multi talenta Remy Sylado. Di saat yang sama, Remy Sylado juga tampil di panggung, tapi melalui layar digital.

Secara simbolik, pasangan suami-istri tersebut dengan sungguh-sungguh mohon doa dari para undangan. "Kami mohon didoakan, agar Remy Sylado disembuhkan dari sakitnya, supaya ia kembali berkarya," ujar Emmy Tambayong, yang sesungguhnya juga tengah sakit. Remy Sylado dapat serangan stroke tiga kali dan dioperasi hernia, sementara Emmy Tambayong baru saja menjalani operasi tulang belakang.

Pada Jumat, 4 Februari 2022 itu, dua lukisan Remy Sylado dilelang. Pada saat yang sama, sejumlah lukisan yang merupakan sumbangan para pelukis untuk Remy Sylado, dipamerkan sekaligus dijual. Belum semua lukisan tersebut terjual. Emmy Tambayong serta panitia pameran berharap, para kolektor dan peminat seni lukis tergerak untuk membeli.

"Ini bagian dari upaya untuk menopang pembiayaan Remy Sylado, yang sudah setahun lebih terbaring sakit," ungkap Emmy Tambayong. Pelukis yang menyumbangkan lukisan mereka, antara lain, Mas Padhik, Sri Warso Wahono, Putu Wijaya, Deddy PAW, dan Romo Mudji Sutrisno. Artinya, lukisan-lukisan tersebut adalah karya-karya yang relevan untuk dikoleksi.

Emmy Tambayong sangat mengucapkan terima kasih kepada para pelukis, yang telah peduli serta bersedia menyumbangkan lukisan karya mereka kepada Remy Sylado. "Saya sudah tidak bisa berkata-kata lagi, terima kasih dan terima kasih," ungkap istri Remy Sylado tersebut, dengan suara terbata-bata.

Jakarta, 18 Februari 2022