Bulan Agustus, bulan yang sakral bagi Bangsa Indonesia, akhir-akhir ini diwarnai dengan demo di berbagai daerah. Sayang nya demo di DPR yang merupakan suara hati nurani rakyat berakhir dengan kericuhan. Kenapa bisa begitu?
Sebelum menyikapi adanya demo di berbagai daerah, bahkan ajakan demo di daerah masing-masing, ada baiknya kita pahami dulu, apa sebenarnya demo, atau demonstrasi yang kini marak.
Menurut kbbi.web.id, demonstrasi adalah:
1. Pernyataan protes yang dikemukakan secara massal; unjuk rasa
2. Peragaan atau pertunjukan tentang cara melakukan sesuatu
Nah, jika pengertian demonstrasi yang pertama berpotensi ricuh dan anarkis, maka apa yang dilakukan oleh warga RT 10 untuk demo tarian dan menggelar jalan santai keliling dusun adalah demo yang menghibur.
Insyaallah demo seperti ini tidak berpotensi menimbulkan kericuhan selama dilakukan secara wajar dan membawa kegembiraan, di samping manfaat lain seperti :
-menyehatkan