Jandris_Sky
Jandris_Sky Mahasiswa

Kompasianer Terpopuler 2024 - 2025 Kompasiana Award Pelestari 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

"IPO" Hemat Air, Solusi Cerdas Memanfaatkan Limbah Botol Plastik

11 Agustus 2026   22:10 Diperbarui: 11 Agustus 2026   22:10 184 3 0

Ide IPO ini sebenarnya tidak membutuhkan teknologi canggih. Bahan yang diperlukan sangat mudah ditemukan, yaitu botol plastik bekas, paku atau benda tajam untuk membuat lubang, air, dan tanaman yang ingin disiram.

Pertama, botol plastik dibersihkan terlebih dahulu. Setelah itu, buat satu atau beberapa lubang kecil pada bagian tutup botol. Ukuran lubang jangan terlalu besar karena air akan cepat habis.

Botol kemudian diisi air dan ditutup kembali. Setelah itu, botol dapat ditempatkan dengan posisi terbalik sehingga bagian tutup berada dekat dengan tanah dan air menetes menuju area akar.

Ada juga cara lain. Botol bisa diletakkan berdiri dengan membuat lubang kecil di bagian bawahnya. Air kemudian akan keluar perlahan dan membasahi media tanam.

Sebelum diterapkan, sebaiknya lakukan percobaan. Perhatikan seberapa cepat air keluar dan berapa lama air di dalam botol bisa bertahan. Kalau terlalu cepat habis, lubangnya bisa diperkecil.

Mengapa Bisa Menghemat Air?

Saat menyiram tanaman menggunakan gayung atau selang, terkadang air yang diberikan lebih banyak daripada kebutuhan tanaman. Sebagian air bisa mengalir ke tempat lain atau menguap sebelum benar-benar dimanfaatkan oleh akar.

Sistem IPO bekerja dengan prinsip irigasi tetes sederhana. Air diberikan sedikit demi sedikit langsung di sekitar tanaman. Dengan aliran yang perlahan, media tanam memiliki kesempatan untuk menyerap air secara lebih bertahap.

Tentu saja, seberapa hemat penggunaan air sangat bergantung pada ukuran lubang, jenis tanaman, kondisi tanah, cuaca, dan ukuran botol. Jadi, IPO bukan berarti tanaman tidak perlu diperiksa lagi. Tanaman tetap harus dipantau agar tidak kekurangan maupun kelebihan air.

Cocok untuk Urban Farming

IPO sangat menarik diterapkan pada kegiatan urban farming. Bagi masyarakat yang tinggal di perkotaan dan memiliki halaman terbatas, tanaman biasanya ditanam menggunakan pot, polybag, atau wadah bekas.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4