
Setelah terkumpul, tutup botol perlu dicuci hingga bersih. Jangan lupa mengeringkannya sebelum digunakan. Kebersihan bahan menjadi penting karena tutup botol bekas minuman biasanya masih memiliki sisa cairan atau kotoran.
Membuat Pot dengan Kreativitas
Untuk membuat pot bunga, tutup botol plastik dapat disusun dan direkatkan hingga membentuk dinding pot. Kita bisa menggunakan wadah bekas sebagai cetakan atau rangka dasar, kemudian menempelkan tutup botol pada permukaannya.
Bagian menariknya ada pada proses menentukan desain. Kita bebas berkreasi sesuai selera. Tutup botol dengan warna berbeda dapat disusun menjadi pola bunga, garis, geometris, atau kombinasi warna yang sederhana.
Tidak harus memiliki kemampuan seni yang tinggi. Justru ketidakteraturan susunan warna terkadang menghasilkan tampilan yang unik. Prinsipnya adalah memanfaatkan apa yang tersedia dan mengubahnya menjadi sesuatu yang memiliki nilai guna.
Untuk bagian dasar pot, jangan lupa membuat lubang drainase agar air tidak menggenang ketika tanaman disiram. Pot yang terlalu banyak menampung air dapat membuat media tanam menjadi terlalu basah dan kurang baik bagi tanaman.
Bisa untuk Berbagai Jenis Tanaman
Pot dari limbah tutup botol plastik dapat digunakan untuk menanam berbagai tanaman, terutama tanaman berukuran kecil. Misalnya tanaman hias mini, sukulen, kaktus, tanaman herbal, hingga bibit sayuran.
Bayangkan sebuah sudut teras yang sebelumnya terlihat biasa saja, kemudian dihiasi beberapa pot hasil kreasi sendiri. Warnanya bisa dibuat beragam sehingga terlihat lebih ceria.
Menariknya lagi, kegiatan membuat pot dari tutup botol plastik dapat dilakukan bersama keluarga. Anak-anak bisa dilibatkan dalam proses memilih warna dan menyusun pola, tentunya dengan pendampingan orang dewasa terutama ketika menggunakan alat yang berisiko melukai.