Lusy Mariana Pasaribu
Lusy Mariana Pasaribu Dosen

Memerdekakan hati sendiri itu penting!

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

[Musikalisasi Puisi] Mencumbui Malam

9 Juli 2020   19:13 Diperbarui: 1 September 2021   07:23 332 39 11

Apa itu musikalisasi puisi, musikalisasi puisi itu menampilkan puisi dengan memasukkan unsur musik secara dominan. Sejauh ini, ada 173 puisi saya yang sudah dijadikan musikalisasi puisi oleh teman literasi yang ada di akun instagram pribadi saya.

Saya sendiri sangat mengapresiasi teman literasi yang sudah menyuarakan naskah puisi saya dan menjadikannya vidio puisi. Karena saya sendiri tidak bisa menyuarakan puisi yang saya tulis dengan indah dan maksimal. Bukannya tidak percaya diri untuk membacakan puisi saya sendiri. 

Tapi menurut saya pribadi, puisi yang saya tulis tidak memiliki rasa ketika disuarakan oleh saya. Tidak seirama jika dijadikan vidio puisi. Hehe, dan saya menyakini setiap orang memiliki kemampuan dan keterbatasan masing-masing terhadap setiap hal. Dan yang bisa saya lakukan hanya menulis puisi

Bukan sesuatu yang mudah untuk bisa menjadikan puisi itu, menjadi musikalisasi puisi. Diperlukan kesabaran untuk menyatukan pun menyusun nada juga suara, bahkan teks puisi hingga mengandung keharmonisan.

Seperti vidio di atas, puisi itu berjudul "Mencumbui Malam" dan sudah saya tayangkan di platform blog K pada tanggal 7 Mei 2019 pukul 21:00 WIB. Puisi mencumbui malam ini pun sudah ada dalam buku puisi kedua saya yang berjudul "Bersama Puisi, Aku Bahagia " dan buku puisinya, saya terbitkan pada bulan Maret tahun ini (2020). Dan tentunya sudah ada juga di PERPUSTAKAAN NASIONAL.

Puisi mencumbui malam disuarakan oleh teman literasi instagram saya. Pria asal Pekanbaru yang memiliki suara indah dan mempesona, Alfran Roniko dan nama akun instagramnya @nadaaminor_. Yang menyenangkan perasaan saya, saya mengetahui puisi ini telah disuarakan itu dari youtube. Setelah naskah puisi dibacakan dan menjadi musikalisasi puisi, puisi yang tidak dipahami sebelumnya bisa dihayati dengan baik.

Bagi saya pribadi, pemuisi itu berbicara lewat bahasa aksaranya dan ketika mendengarkan naskah puisi yang saya tulis dan sudah dibacakan teman literasi hingga jadi musikalisasi puisi, ada kesenangan tersendiri dalam diri. Puisi itu seakan lebih memikat dan menggoda ketika sudah disuarakan

Bersyukur untuk teman-teman literasi yang sudah atau yang akan membacakan lagi karya puisi saya dan menjadikannya musikalisasi puisi.

Salam puisi

***
Lusy Mariana Pasaribu