
Setiap pekannya, warga binaan mengikuti latihan untuk mempersiapkan pelaksanaan upacara. Mereka diberikan kepercayaan menjalankan berbagai tugas, mulai dari pemimpin upacara, pengibar Bendera Merah Putih, pembaca Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, pembaca Catur Dharma Narapidana, hingga pembaca doa. Proses tersebut menjadi bagian dari pembinaan yang bertujuan membentuk kedisiplinan, kepemimpinan, kerja sama, rasa percaya diri, serta tanggung jawab dalam menjalankan setiap amanah yang diberikan.
Pada pelaksanaan upacara pekan ini, Kepala Subseksi Pengelolaan, Husni Mujib, bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia mengingatkan seluruh warga binaan agar senantiasa mematuhi tata tertib dan seluruh peraturan yang berlaku di Rutan Kelas IIB Pasangkayu. Ia juga menegaskan pentingnya menghindari segala bentuk pelanggaran, menjaga keamanan dan ketertiban, memelihara kebersihan lingkungan, serta mengikuti setiap program pembinaan dengan sungguh-sungguh sebagai bagian dari proses memperbaiki diri selama menjalani masa pidana.
Melalui pelaksanaan upacara bendera yang rutin setiap hari Senin, Rutan Kelas IIB Pasangkayu terus memperkuat pembinaan kepribadian yang berorientasi pada pembentukan karakter warga binaan. Nilai-nilai disiplin, tanggung jawab, kepatuhan terhadap aturan, dan nasionalisme diharapkan tidak hanya diterapkan selama berada di dalam rutan, tetapi juga menjadi bekal ketika kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang taat hukum, bertanggung jawab, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya.