Suprihadi SPd
Suprihadi SPd Penulis

Pendidikan SD hingga SMA di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah. Kuliah D3 IKIP Negeri Yogyakarta (sekarang UNY) dilanjutkan ke Universitas Terbuka (S1). Bekerja sebagai guru SMA (1987-2004), Kepsek (2004-2017), Pengawas Sekolah jenjang SMP (2017- 2024), dan pensiun PNS sejak 1 Februari 2024.

Selanjutnya

Tutup

Video

Makan Bekal Bersama di Sekolah, Ada Siswa Disuapi Kepsek

10 Januari 2026   12:28 Diperbarui: 10 Januari 2026   08:50 96 1 1

Makan Bekal Bersama di Sekolah, Ada Siswa Disuapi Kepsek


Sabtu, 23-11-2019

          Sesuai rencana, hari Sabtu tanggal dua puluh tiga November 2019, saya menemani Bu Hj. Sri Sutjiati ke SMPN 10 PPU. Acara 'makan bersama' kami ikuti. Para siswa diminta membawa nasi dari rumah. Mereka dikumpulkan di lapangan upacara. Mereka duduk tanpa alas apa pun. Bu Pedie Dawid memimpin langsung proses acara 'makan bersama' itu.

Foto kenangan tahun 2019: Pak Anas, Suprihadi, Pak Gamaruddin (dokpri)
Foto kenangan tahun 2019: Pak Anas, Suprihadi, Pak Gamaruddin (dokpri)

          Tidak saya lihat guru agama laki-laki yang hadir. Yang ada guru agama perempuan. Berhubung saya ikut berada di tempat acara, saya diminta oleh kepsek untuk memimpin doa makan. Pemimpin doa lazimnya memang laki-laki. Bu Hj. Sri Sutjiati, pengawas pembina SMPN 100 PPU, berdiri di samping saya.

          Saat para siswa mulai makan, saya pun beraksi. Dengan kamera HP saya merekam keasyikan para siswa menikmati makanan yang dibawa dari rumah. Ada siswa yang membawa nasi goreng, nasi kuning, nasi putih dengan lauk telur dadar. Saya pun berkomentar pendek saat melewati deretan siswa yang membawa makanan tertentu. Sebagian siswa terlihat cukup lahap menikmati makanannya. Pada deret siswa laki-laki, terlihat Bu Pedie Dawid menyuapi beberapa siswa dengan makanan yang ia bawa. Umumnya mereka tersenyum sebelum disuapi. Memang jarang terjadi siswa yang sudah duduk di bangku SMP masih disuapi oleh ibunya.

          Saya dan Hj. Sri Sutjiati mendapatkan jatah nasi kuning yang dibungkus. Namun, kami tidak memakan di tempat. Nasi berbungkus itu kami bawa pulang. Di ruang kepsek kami menikmati kue-kue yang dihidangkan. Ada pula buah sawo yang cukup matang disajikan. 

Ahad, 24-11-2019

          Kemarin saya mengunjungi dua sekolah. Setelah cukup lama berada di SMPN 10 PPU, saya beralih ke SMPN 22 PPU di Gunung Seteleng. Beberapa guru yang sudah saya kenal menyambut dengan wajah ceria. Ada Bu Gaby. Ada Bu Sitti Muhalifah. Ada Bu Rosmiani. Ada Bu Nuraeni. Ada Bu Istiqomah. Ada pula Bu Rarik. Dua staf tata usaha yang masih lajang, Rizki dan Wahyu ada di deretan bangku paling belakang. Ruang guru dan staf TU menyatu. Sementara itu ruang kepsek terpisah.

          Saya berbincang cukup lama dengan para guru. Berbagai hal kami bahas. Sebagai mantan kepala sekolah di SMPN 22 PPU saya merasa begitu nyaman duduk mengobrol dengan mereka. Kisah-kisah masa lalu yang sempat membuat air mata bercucuran sempat diperbincangkan. 

          Gerimis membuat suasana bertambah sendu. Namun, saya berusaha tenang dan segera berpamitan.  

          Pada hari Ahad hari ini hujan turun bergelombang dan mengagetkan. Sebelum azan zuhur.

Senin, 25-11-2019

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2