Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Cerpen ini Omjay bacakan untuk atisa cucu kakek jay dan atisa tertawa senang setelah selesai mendengarkan kisah Kakek Jay.
"Tjerpen Huruf 'T': Tragis Tapi Tetap Tertawa"
Karya: Tjopas (versi kocak dan tambah 'T'awa) bukan karya Omjay
Tatkala temperatur terik tingkat tinggi terasa seperti "toaster tanpa tombol", tampaklah seorang tokoh tangguh: Tukang Tempe. Dengan tampang tetap tenang tapi tenggorokan terasa tersengat, ia tetap teriak penuh totalitas:
"Tempeee... tempe... tempeee!"
Tak tanggung-tanggung, teriakannya terdengar sampai tikungan terujung tempat Tukang Tahu tengah termenung sambil terkantuk-kantuk. Tersentak! Tukang Tahu tak terima teritorinya tersaingi.
Tanpa tanya-tanya, Tukang Tahu turut tampil dan teriak tak kalah tebal:
"Tahuuuu... tahu... tahuuu!!"
Terjadilah "Teriak-Teriakan Terakbar Tahun Ini".
Tukang Tempe, tak tinggal diam, tambah tenaga:
"Tempeku terbaik! Tempeku terenak! Tempeku terkenal!!"
Tukang Tahu tersulut. Tanpa tedeng aling-aling, tuduhan tajam terlontar:
"Tempenya tengik! Tempenya tawar! Tempenya terjelek!!"