Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
Membaca buku favorit dapat membuat pikiran lebih tenang. Saat membaca, seseorang seolah masuk ke dunia baru yang menyenangkan. Karena itu membaca juga baik untuk kesehatan mental.
6. Menumbuhkan Empati dan Kebijaksanaan
Melalui bacaan, kita memahami kehidupan orang lain. Novel, biografi, maupun kisah inspiratif mengajarkan nilai kemanusiaan. Membaca membuat hati lebih peka terhadap penderitaan dan perjuangan sesama.
Kerugian Kurang Membaca
1. Wawasan Menjadi Sempit
Orang yang jarang membaca biasanya sulit memahami berbagai persoalan. Pengetahuannya terbatas sehingga mudah percaya hoaks atau informasi palsu.
2. Sulit Berpikir Kritis
Kurang membaca membuat seseorang malas menganalisis informasi. Akibatnya mudah terpengaruh opini orang lain tanpa mencari kebenaran terlebih dahulu.
3. Kemampuan Berbahasa Menurun
Kurang membaca menyebabkan seseorang miskin kosakata. Ia kesulitan menyampaikan pendapat secara baik dan runtut.
4. Mudah Bosan dan Tidak Kreatif