Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.
Resensi Buku: Menulislah dengan Hati. Inilah kisah Omjay kali ini di kompasiana tercinta. Semoga bermanfaat buat pembaca kompasiana yang akan membaca bukunya.
https://youtube.com/shorts/ppoT8D2Hbd0?si=oVQYnJXkmf1Md8cw
Menulis Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi adalah mantra ajaib Omjay yang sudah teruji dan terbukti. Kisah Omjay kali ini tentang buku terbaru Omjay yang siap dibagikan ke seluruh dunia. Alhamdulilah sudah banyak yang pesan dan akan tersebar ke seluruh nusantara dari Aceh hingga Papua.
Judul Buku: Menulislah dengan Hati
Penulis: Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd. (Omjay)
Tebal: 218 halaman
Genre: Motivasi, Pendidikan, Literasi, Refleksi Kehidupan, Spiritualitas
Tagline: Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi.

Di tengah derasnya arus teknologi dan kecerdasan buatan (AI), hadir sebuah buku yang mengingatkan kita bahwa kekuatan terbesar sebuah tulisan bukanlah kecanggihan teknologi, melainkan ketulusan hati penulisnya.
Buku Menulislah dengan Hati karya Dr. Wijaya Kusumah, M.Pd. atau yang lebih dikenal sebagai Omjay, hadir sebagai oase yang menyejukkan bagi siapa saja yang ingin menulis, berbagi inspirasi, dan meninggalkan jejak kebaikan melalui kata-kata.
Buku ini bukan sekadar buku tentang teknik menulis. Lebih dari itu, buku ini adalah perjalanan jiwa seorang guru yang menjadikan menulis sebagai jalan hidupnya. Dari halaman pertama, pembaca akan merasakan bahwa setiap tulisan dalam buku ini lahir dari pengalaman nyata, perjuangan hidup, refleksi mendalam, serta keinginan tulus untuk berbagi manfaat kepada sesama.
Mengapa Buku Ini Berbeda?
Saat ini banyak buku menulis yang mengajarkan teknik, strategi, atau cara cepat menjadi penulis. Namun Omjay mengambil jalan yang berbeda. Ia mengajak pembaca memahami bahwa menulis bukan sekadar merangkai kata, melainkan cara menyampaikan rasa syukur, pengalaman hidup, dan nilai-nilai kemanusiaan.
Salah satu kalimat paling kuat dalam buku ini adalah:
"Tulisan yang lahir dari hati akan selalu menemukan jalan menuju hati pembaca."
Kalimat sederhana tersebut menjadi benang merah yang menghubungkan seluruh isi buku.
Buku ini terdiri dari lima bagian utama yang sangat kaya makna, mulai dari dunia menulis, kisah kehidupan Omjay, pendidikan masa depan Indonesia, refleksi spiritual, hingga pesan-pesan inspiratif untuk guru dan masyarakat Indonesia.
Kisah Nyata yang Menyentuh Hati
Salah satu kekuatan terbesar buku ini adalah kisah nyata yang ditulis dengan jujur dan apa adanya. Omjay menuliskannya dari kisah hidupnya sehari-hari sebagai seorang guru di sekolah.
Omjay tidak menempatkan dirinya sebagai tokoh hebat yang serba sempurna. Omjay justru tampil sebagai guru biasa yang mengalami suka duka kehidupan sebagaimana manusia lainnya.