Wijaya Kusumah
Wijaya Kusumah Guru

Teacher, Motivator, Trainer, Writer, Blogger, Fotografer, Father, Pembicara Seminar, dan Workshop Tingkat Nasional. Sering diminta menjadi pembicara atau nara sumber di bidang ICT,Eduprenership, Learning, dan PTK. Siapa membantu guru agar menjadi pribadi yang profesional dan dapat dipercaya. Wijaya adalah Guru SMP Labschool Jakarta yang doyan ngeblog di http://wijayalabs.com, Wijaya oleh anak didiknya biasa dipanggil "OMJAY". Hatinya telah jatuh cinta dengan kompasiana pada pandangan pertama, sehingga tiada hari tanpa menulis di kompasiana. Kompasiana telah membawanya memiliki hobi menulis yang dulu tak pernah ditekuninya. Pesan Omjay, "Menulislah di blog Kompasiana Sebelum Tidur". HP. 08159155515 email : wijayalabs@gmail.com.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Kisah Omjay: Menulis Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi dan Menginspirasi negeri

18 Juni 2026   14:51 Diperbarui: 18 Juni 2026   14:51 101 1 1

Namun nilai kemanusiaan dalam tulisan tetap tidak tergantikan. Pengalaman hidup, perasaan, refleksi, kejujuran, dan ketulusan hati adalah sesuatu yang hanya dapat lahir dari manusia.

Karena itu saya selalu mengajak para penulis untuk tidak hanya menulis dengan teknologi, tetapi juga menulis dengan hati. Tulisan yang lahir dari pengalaman nyata akan memiliki kekuatan yang berbeda. Tulisan seperti itulah yang mampu menyentuh perasaan pembaca dan memberikan inspirasi yang bertahan lama.

buku karya omjay/dokpri
buku karya omjay/dokpri

Bagi Anda yang saat ini ingin mulai menulis tetapi masih ragu, saya ingin berbagi satu pesan sederhana. Jangan menunggu sempurna untuk mulai menulis. Mulailah menulis agar menjadi lebih baik. 

Tulis apa yang Anda alami, apa yang Anda pelajari, dan apa yang Anda rasakan. Tidak perlu langsung membuat tulisan yang hebat. Yang penting adalah memulai. Sebab yang paling sulit dalam menulis adalah MEMULAI.

Percayalah, satu tulisan dapat mengubah hidup seseorang. Satu tulisan dapat memberikan semangat kepada orang yang sedang putus asa. Satu tulisan dapat menjadi sumber inspirasi bagi mereka yang sedang mencari harapan. 

Bahkan satu tulisan dapat menjadi amal jariyah yang pahalanya terus mengalir selama tulisan tersebut dibaca dan memberikan manfaat. Coba aja anda baca buku-buku karya Buya Hamka dan para penulis lainnya yang sudah tiada.

Hari ini saya masih terus belajar menulis. Setiap pagi, siang, atau malam, saya berusaha menyempatkan waktu untuk menulis. Bukan karena saya sudah hebat, tetapi karena saya menyadari bahwa masih banyak hal yang dapat dibagikan kepada sesama. 

Menulis telah menjadi bagian dari perjalanan hidup saya sebagai guru, pembelajar, dan pegiat literasi. Saya menjadikan menulis dan membaca sebagai sebuah kebutuhan. Sama seperti makan dan minum. Keduanya tidak bisa dipisahkan.

Semoga kisah sederhana ini dapat menginspirasi lebih banyak orang untuk mulai menulis. Jangan takut salah. Jangan takut tidak dibaca. Jangan takut dianggap biasa. Sebab setiap penulis besar pernah menjadi penulis pemula. Yang membedakan hanyalah satu hal: mereka tidak berhenti menulis.

Mari terus menulis, berbagi, dan menginspirasi negeri. Karena melalui tulisan, kita tidak hanya menyampaikan kata-kata, tetapi juga menyalakan cahaya pengetahuan yang akan menerangi banyak kehidupan.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4