Alif Putra Lestari
Alif Putra Lestari Dosen

Suka jalan-jalan, main bola, dan ngopi.

Selanjutnya

Tutup

Video

Siklus dan Jenis Batuan di Bumi

18 September 2026   11:18 Diperbarui: 18 September 2026   11:18 81 4 0

Batuan di bumi kita mempunyai siklus, seperti halnya air ataupun manusia yang juga mempunyai siklus. Prinsipnya, semua jenis batuan berasal dari magma di dalam perut bumi kita. Magma di dalam perut bumi kemudian mengalami pendinginan dan membeku menjadi batuan beku. Selanjutnya batuan beku mengalami pelapukan oleh air hujan ataupun suhu. Sebagian massa batuan terangkut ke tempat lain oleh air, angin, atupun es, dan kemudian terendapkan menjadi batuan sedimen. 


Batuan sedimen pada proses yang panjang akan mendapatkan tekanan dan suhu yang tinggi, terdorong ke bawah oleh lapisan batuan yang lebih muda. Batuan tersebut akhirnya mengalami metamorfosa, berubah bentuk dari wujud asalnya atau disebut dengan batuan metamorf. Misalnya batuan marmer yang berasal dari batu kapur atau gamping yang berubah karena suhu panas, bersifat non-foliasi (tidak berlapis), dan sering dipakai untuk lantai atau patung.

Contoh bentuk rupa batuan metamorf (sumber: zmescience.com)
Contoh bentuk rupa batuan metamorf (sumber: zmescience.com)

Selanjutnya batuan metamorf akan melebur lagi menjadi magma, dan begitu seterusnya. Begitulah gambaran tentang siklus batuan, dimana magma menjadi cikal bakal dari batuan beku, batuan sedimen, dan batuan metamorf.