SEMARANG --- Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya (SBdP), khususnya seni tari di Sekolah Dasar, kini dituntut untuk tidak hanya sekadar mengajak anak meniru gerakan, melainkan membawa mereka memahami esensi dan makna di balik setiap ayunan tubuh.
Sebagai bagian dari pemenuhan Ujian Akhir Semester (UAS) mata kuliah Pembelajaran Seni Budaya dan Prakarya yang diampu oleh Ibu Ika Ratnaningrum, S.Pd., M.Pd., kami dari Kelompok 3 Rombel J, Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD), Universitas Negeri Semarang (UNNES), telah melaksanakan kegiatan peerteaching berbasis praktikum mengajar yang inovatif.
Dalam praktik peerteaching ini, kami menerapkan Modul Ajar Deep Learning (Pendekatan Pembelajaran Mendalam) dengan model Project Based Learning (PjBL). Topik utama yang kami angkat adalah "Eksplorasi Gerak Tari dari Lingkungan" untuk Fase B Kelas III Sekolah Dasar.
Video Pembelajaran & Peerteaching
Berikut adalah dokumentasi penuh proses pembelajaran, mulai dari kegiatan awal, stimulasi kreatif, hingga proses eksplorasi gerak tari oleh peserta didik:
https://drive.google.com/file/d/1r2g-6OdUHU_b0bxMIRa21RNgztrAqbc9/view?usp=drivesdk
Cuplikan Kegiatan (Peerteaching & Media Ajar)
Berikut adalah beberapa dokumentasi penting saat pelaksanaan kelas peerteaching berlangsung:
1. Suasana Pelaksanaan Peerteaching

2. Media dan Bahan Ajar yang Digunakan