3.1 Cahaya (Lighting)
Cahaya adalah elemen paling fundamental dalam fotografi. Tanpa adanya cahaya, sensor digital maupun emulsi film tidak dapat merekam objek. Karakteristik cahaya seperti kualitas (hard/soft light), arah pencahayaan (front, side, back light), serta suhu warna (Kelvin) sangat menentukan efek emosional (mood) dan bentuk visual foto.
3.2 Segitiga Paparan (Exposure Triangle)
Secara teknis operasional, hasil pencahayaan foto dikontrol oleh tiga variabel utama:
* Aperture (Bukaan Lensa): Mengatur jumlah intensitas cahaya yang masuk sekaligus menentukan kedalaman ruang tajam (Depth of Field).
* Shutter Speed (Kecepatan Rana): Mengatur durasi sensor terpapar cahaya yang menentukan pembekuan gerakan (freeze motion) atau perekaman jejak gerakan (motion blur).
* ISO (Sensitivitas Sensor): Mengatur tingkat kepekaan sensor terhadap cahaya yang berdampak pada tingkat kejelasan dan kemunculan grain/noise.
3.3 Komposisi Visual
Komposisi adalah susunan elemen visual dalam bingkai (frame). Penerapan teknik seperti Rule of Thirds, Leading Lines, Framing, dan Symmetry membantu mengarahkan perhatian pandangan pemirsa ke titik fokus utama secara komunikatif.
4. Fungsi dan Peran Fotografi dalam Masyarakat Modern
1. Fungsi Jurnalistik & Informasi: Menyampaikan fakta objektif, merekam peristiwa sejarah, dan mendukung narasi berita secara akurat.