Saat kulihat kau bahagia dengannya,
Entah mengapa aku ikut tersenyum,
Meski dulu pernah ada rasa di antara kita,
Kini ku belajar menerima perjalanan hidupmu.
Namun saat kulihat air matamu jatuh,
Ada sesak yang memenuhi dadaku,
Bukan karena aku ingin memilikimu lagi,
Aku hanya tak ingin kau tenggelam dalam pilu.
Apakah ini tanda aku masih menyayangimu,
Ataukah hanya hati yang masih peduli,
Setelah semua kisah yang pernah kita lalui,
Namamu ternyata belum sepenuhnya pergi.
Aku bahagia bila kau menemukan bahagiamu,
Walau bukan lagi aku yang berada di sisimu,
Cinta tak selalu harus memiliki,
Kadang cukup menjadi doa dalam sepi.
Jika suatu hari hidup membuatmu terluka,
Semoga ada tangan yang menghapus air mata,
Dan bila aku hanya tinggal sebagai kenangan,
Biarlah aku mencintaimu lewat ketulusan.