Science advances not by blind obedience to old answers, but by the courage to question
![Di Antara Bising Dunia, Kita Berbicara Pelan. Created by [Feddy WS]. Human-led, AI-assisted visual artwork.](https://assets.kompasiana.com/items/album/2026/01/26/26-jan-2026-19-17-50-697753e7c925c40b2110ec44.png?t=o&v=700)
[Recommended Headphones or Car Audio]
Headline Bernama Kita - [YouTube]
[intro]
[verse]
Pagi membaca dunia
Malam menutup doa
Judul cepat berlalu
Cinta takkan tergesa
[verse]
Jatuh secepat kilat
Menyala berani sumpah
Sabar seperti jam tua
Setia menunggu arah
Kota beda usia beda
Bahasa hati tetap sama
Percaya pada rasa
Tak ada peta tersisa
[pre-chorus]
Notifikasi sederhana
Cincin tanpa sorot lampu
Kita belajar rahasia
Bahagia tak butuh saksi
[chorus]
Cinta tak lahir rencana
Muncul dari keberanian
Dunia sibuk nilai cerita
Kita pilih kejujuran
Biarlah esok tulis ulang
Siapa kita sebenarnya
Bukan di halaman sensasi
Tapi di hidup yang dijaga
[verse]
Senyum baru diperkenalkan
Setengah rahasia terang
Janji dirayakan diam-diam
Tanpa tepuk tanpa bintang
Semua kisah bernapas
Tak dibanding panjangannya
Cinta bukan lomba waktu
Rumah yang terasa
[chorus]
Cinta tak lahir rencana
Muncul dari keberanian
Dunia sibuk nilai cerita
Kita pilih kejujuran
[outro]
------
Grand Concept
"Headline Bernama Kita" adalah musik naratif tentang pertarungan antara cinta yang sunyi dan dunia yang bising. Lagu ini menggambarkan bagaimana hubungan sejati tumbuh dari keberanian dan kejujuran, bukan dari rencana, sorotan, atau penilaian publik. Di tengah arus headline, notifikasi, dan ekspektasi sosial, dua manusia memilih merawat cinta dalam ruang privat-diam, sederhana, namun nyata. Secara musikal, lagu bergerak dari nuansa minimal dan reflektif menuju emosional yang hangat, lalu kembali tenang, meninggalkan kesan pulang: bahwa cinta sejati tidak perlu disaksikan banyak mata, cukup dijaga oleh dua hati.
------
Original multimedia work by [Feddy WS], created through human-led direction with AI-assisted visuals, lyrics, music, and video.