Science advances not by blind obedience to old answers, but by the courage to question
![Harapan Pulang di Bawah Langit Senja. Illustration: [Feddy WS] (AI-assisted)](https://assets.kompasiana.com/items/album/2026/02/05/5-feb-2026-00-56-30-6983856fc925c4454778c515.png?t=o&v=700)
[Recommended Headphones or Car Audio]
Di Mana Pulang Itu? - [YouTube]
[intro]
Angin membawa namamu
Ke ladang yang sunyi sendiri
Di bawah langit kelabu
Kita kehilangan mentari
[verse]
Seragam lusuh mimpi terkoyak
Langkah kecil di tanah pecah
Ia belajar tentang derita
Sebelum tahu arti dunia
[pre-chorus]
Ia menulis dalam sepi
Tentang rindu tak bertepi
Tentang hidup yang terasa
Bagai beban terlalu berat
[chorus]
Di mana pulang bersemayam
Saat dunia tutup pintu
Siapa yang akan datang
Saat harap jatuh rebah
Di mana pulang bersemayam
Ketika tangis tak terdengar
Bangsa dengarlah jeritan
Sebelum semua berakhir
[verse]
Di desa sunyi berdoa
Ada negeri terlupa
Janji tinggal jadi kata
Tak pernah sampai ke sana
[pre-chorus]
Jika cuma sekadar wacana
Siapa yang akan bertindak
[chorus]
Di mana pulang bersemayam
Saat dunia tutup pintu
Siapa yang akan datang
Saat harap jatuh rebah
Di mana pulang bersemayam
Ketika tangis tak terdengar
Bangsa dengarlah jeritan
Sebelum semua berakhir
[outro]
------
Original multimedia work by [Feddy WS], created through human-led direction with AI-assisted visuals, lyrics, music, and video.