1 November 2026 20:17Diperbarui: 1 November 2026 20:1710300
A. Cerita & Skenario (Story & Screenplay) --- Bobot 25%
Menilai kekuatan narasi, struktur alur, dialog, dan pengembangan karakter. * Skor 5 (Sangat Baik): Alur sangat logis namun kreatif, dialog terasa natural dan bermakna, serta perkembangan karakter (character arc) sangat kuat dan meyakinkan. * Skor 4 (Baik): Cerita menarik dan mudah dipahami, dialog berfungsi dengan baik, karakter memiliki motivasi yang jelas meski ada sedikit klise. * Skor 3 (Cukup): Alur cerita standar dan mudah ditebak, beberapa dialog terasa kaku, perkembangan karakter minimal. * Skor 2 (Kurang): Banyak celah dalam alur (plot hole), dialog terasa dipaksakan untuk menjelaskan cerita (exposition berlebih), karakter satu dimensi. * Skor 1 (Sangat Kurang): Cerita membingungkan, tidak ada struktur yang jelas, dan karakter tidak memiliki tujuan.
B. Penyutradaraan (Directing) --- Bobot 20%
Menilai kemampuan sutradara dalam menyatukan elemen visual, audio, dan akting menjadi satu visi yang utuh. * Skor 5 (Sangat Baik): Sutradara menunjukkan visi yang sangat kuat dan orisinal; tempo film (pacing) terjaga dengan sempurna dari awal hingga akhir. * Skor 4 (Baik): Penyutradaraan konsisten, penyampaian emosi film tersampaikan dengan baik kepada penonton. * Skor 3 (Cukup): Sutradara bermain aman; tempo film kadang terasa terlalu lambat atau terlalu cepat di beberapa bagian. * Skor 2 (Kurang): Visi sutradara tidak jelas, arah adegan terasa membingungkan dan tidak fokus. * Skor 1 (Sangat Kurang): Gagal mengeksekusi cerita; adegan-adegan terasa terputus dan tidak memiliki kesatuan rasa.
C. Akting & Performa (Acting & Performance) --- Bobot 20%
Menilai penghayatan peran oleh aktor utama maupun pendukung serta chemistry antar-pemain. * Skor 5 (Sangat Baik): Akting sangat memukau dan emosional; aktor berhasil "menjadi" karakter tersebut tanpa terlihat seperti sedang berakting. * Skor 4 (Baik): Penampilan meyakinkan, ekspresi dan emosi tersampaikan dengan baik, chemistry antar-pemain terlihat kuat. * Skor 3 (Cukup): Akting rata-rata; aktor hanya menghafal dialog tanpa pendalaman emosi yang luar biasa. * Skor 2 (Kurang): Akting terasa kaku (wooden acting) atau justru terlalu berlebihan (overacting) sehingga merusak suasana. * Skor 1 (Sangat Kurang): Aktor gagal menyampaikan emosi mendasar; tidak ada koneksi antar-karakter.
D. Sinematografi & Visual (Cinematography & Visuals) --- Bobot 15%
Menilai pergerakan kamera, komposisi gambar (framing), pencahayaan (lighting), dan pewarnaan (color grading). * Skor 5 (Sangat Baik): Setiap shot memiliki estetika tinggi dan membantu menyampaikan cerita/emosi secara visual tanpa perlu kata-kata. * Skor 4 (Baik): Kamera dan pencahayaan dinamis, mendukung suasana film dengan kualitas visual yang bersih dan profesional. * Skor 3 (Cukup): Teknik kamera standar dan fungsional (hanya merekam adegan), pencahayaan biasa saja. * Skor 2 (Kurang): Komposisi gambar berantakan, pencahayaan terlalu gelap atau terlalu terang tanpa alasan artistik. * Skor 1 (Sangat Kurang): Kualitas visual buruk, gambar buram/out of focus, atau teknik kamera mengganggu kenyamanan menonton.
E. Penataan Suara & Musik (Sound & Audio Editing) --- Bobot 10%
Menilai kejelasan dialog, efek suara (foley), dan musik latar (scoring/soundtrack). * Skor 5 (Sangat Baik): Musik latar mampu memanipulasi emosi penonton dengan tepat; pencampuran suara (sound mixing) seimbang dan jernih. * Skor 4 (Baik): Efek suara dan musik mendukung atmosfer film dengan baik; dialog terdengar jelas. * Skor 3 (Cukup): Musik dan efek suara standar, kadang ada volume musik yang sedikit menutupi dialog. * Skor 2 (Kurang): Pilihan musik tidak sesuai dengan mood adegan; kualitas rekaman suara di beberapa tempat terdengar amatir. * Skor 1 (Sangat Kurang): Audio rusak, dialog tidak terdengar jelas, atau suara tidak sinkron dengan gambar (out of sync).
F. Penyuntingan & Estetika Teknikal (Editing & Production Design) --- Bobot 10%
Menilai kelancaran transisi antar-adegan (editing), kostum, tata rias, dan set lokasi. * Skor 5 (Sangat Baik): Pemotongan gambar sangat rapi (seamless), desain produksi berhasil membangun dunia film yang sangat meyakinkan. * Skor 4 (Baik): Transisi adegan logis, kostum dan latar tempat mendukung era atau tema film secara akurat. * Skor 3 (Cukup): Rata-rata; tidak ada kesalahan teknis yang fatal, namun tidak ada yang menonjol. * Skor 2 (Kurang): Editing terasa patah-patah sehingga membingungkan garis waktu cerita; properti atau kostum terlihat tidak niat. * Skor 1 (Sangat Kurang): Banyak bocor teknis (kontinuitas gambar berantakan), efek visual (CGI) atau riasan terlihat sangat buruk.