Jika dulu kreator hanya dianggap sebagai "penghibur" yang mengandalkan endorsement atau bagi hasil iklan (adsense), sekarang mereka bertransformasi menjadi entitas bisnis mandiri yang memiliki kendali penuh atas produk dan data mereka.
Berikut adalah pilar utama yang menggerakkan ekonomi kreator saat ini:
1. Social Commerce yang "Seamless"
Belanja tidak lagi terasa seperti belanja. Platform media sosial kini sudah terintegrasi penuh dengan sistem logistik dan pembayaran.
In-Video Checkout: Penonton bisa mengklik barang yang dipakai kreator di dalam video dan langsung membayarnya tanpa keluar dari aplikasi.
Live Shopping 2.0: Bukan lagi sekadar jualan teriak-teriak, tapi lebih ke arah edutainment (edukasi + hiburan) yang dipersonalisasi.
2. Kepemilikan Data (First-Party Data)
Kreator mulai sadar bahwa bergantung sepenuhnya pada algoritma platform (seperti Instagram atau TikTok) itu berisiko. Strateginya kini adalah:
Membangun Komunitas Tertutup: Mengarahkan pengikut ke platform milik sendiri seperti aplikasi komunitas berbayar atau newsletter eksklusif.
Direct-to-Consumer (D2C): Kreator meluncurkan merek produk fisik (skincare, pakaian, makanan) yang desain dan fungsinya dibuat berdasarkan masukan langsung dari komunitas mereka.
3. Micro-SaaS untuk Kreator