
Ramadan dan lebaran identik dengan mudik. Walaupun mudik itu identik dengan macet, namun para perantau tetap mnyempatkan diri untuk mudik lebaran. Mudik lebaran tentu vibes-nya beda dengan mudik di waktu lainnya. Lebaran adalah saat mudik yang sentimental, karena kita seperti napak tilas hal-hal yang pernah kita lakukan dulu saat jelang lebaran dan saat hari H.
Area dapur yang sibuk dan menguarkan harum kue kering campur harum opor ayam, keributan di subuh hari saat semua tergesa menyiapkan diri untuk salat ied dan ada yang santuy lalu ada yang teriak-teriak, pemandangan tetangga berduyun-duyun ke tempat salat dengan pakaian serba baru, pemandangan orang saling bersalaman saat pulang salat.
Betul, semua di daerah manapun mungkin sama. Tapi jika kita mengalaminya di kampung halaman, ada nuansa haru. Kita akan melihat Pak Toni yang dulu gagah, sudah membungkuk dan beruban. Bu Lila yang dulu cerewet sekarang berjilbab lebar dan mengunci mulutnya. Syahnaz yang dulu bunga desa sekarang memakai baju ukuran XXL. Ada nostalgia menjalani lebaran di kampung halaman. Ada semacam penyadaran, hei gue pun juga menua karena semua orang yang pernah gue kenal di masa kecil juga menua secara nyata di depan mata. Itulah salah satu sebab perantau mengutamakan saat lebaran untuk mudik.
Namun, mudik kali ini saya tidak ada di antara jutaan perantau yang pulang kandang. Karena satu dan lain hal, mudik ditunda sebulan dua bulan.
Kali ini walau tak mudik, saya akan bercerita tentang destinasi wisata sepanjang alur mudik ke Malang.
Bicara soal destinasi wisata di Kota Malang, jangan bergurau ya. Satu artikel nggak bakalan cukup! Kota Malang dan kota satelitnya (dulu) Batu, adalah dua kota di mana destinasi wisata berlimpah. Tak ada sudut yang tak cantik di Kota Malang dan Kota Batu. Semua sudutnya dapat menjadi destinasi wisata.
Karena itulah jangan protes kalau saya hanya akan menceritakan dua di antara ratusan destinasi wisata di Kota Malang dan Kota Batu.
1. Malang Night Paradise
Jika suatu saat sempat ke Kota Malang dan ingin berwisata secara efektif, nggak usah bingung! Ada satu destinasi yang bisa dimasukkan list, untuk mengisi waktu di malam hari. Malang Night Paradise merupakan destinasi wisata yang terletak di Jl. Graha Kencana Raya Jl. Raya Karanglo No.66, Karanglo, Balearjosari, Kec. Blimbing, Kota Malang, Jawa Timur 65126.
Malang Night Paradise adalah destinasi wisata buatan dengan beberapa wahana yang harus kamu coba. Selain spot-spot foto menarik berupa rumah liliput, area penuh lampu hias, kamu juga bisa naik perahu melalui jalur yang cukup panjang. Sepanjang jalur sungai buatan, background cantik menemani perjalanan perahu.
Malang night paradise juga memiliki satu area dengan hiasan patung-patung dinosaurus yang memiliki efek suara dan bisa bergerak-gerak. Selain itu, ada pula pertunjukan seni yang dapat ditonton secara live, pertunjukan virtual, dan jangan khawatir kalau lapar karena tersedia food court yang menyajikan menu makanan ringan maupun berat dengan harga terjangkau.
2. Jatim Park 3
Jatim Park 3 terletak di Kota Batu dengan wahana andalan pertunjukan film sejarah dinosaurus. Setelah menonton film sejarah dinosaurus, kita akan naik kereta yang seolah-olah kereta itu melewati area prasejarah dengan banyak dinosaurus yang masih hidup.
Area Jatim Park 3 cukup luas. Selain area dinosaurus, ada pula area manusia purba, berbagai patung binatang, 3D aquarium, aneka ragam spot foto, aneka ragam kuliner, juga museum musik dunia. Jika ingin menjelajahi semuanya, rasanya sehari tak akan cukup, kecuali kamu hanya melihat sekilas-sekilas saja.
Museum musik dunia penuh dengan pengetahuan tentang musik dunia. Kamu juga dapat menemui artis/penyanyi dalam negeri maupun luar negeri dalam bentuk patung yang nyaris mirip seperti aslinya. Kamu juga dapat berfoto dengan mereka seperti foto saya bersama Michael Jackson, dapat kamu lihat dalam link youtube di artikel ini.
Selamat jelang lebaran, kawan. Selamat mudik bagi yang mudik. Tetap sehat tetap semangat. Semoga lebarannya indah seperti yang diharapkan. Aamiin.