Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.
Liga Jakarta U-17 mewadahi Sekolah Sepak Bola (SSB) untuk terus bertumbuh dan berkembang. Bintang Ragunan adalah salah satu contoh SSB yang tiada henti berbenah, demi kemajuan ekosistem persepakbolaan di DKI Jakarta.
Lompatan dari Musim ke Musim

Klub Bintang Ragunan FC membukakan mata kita, tentang artinya pembinaan dalam sepak bola. Minggu, 21 Juni 2026 lalu, klub asuhan Tengku Chairul Wisal itu, menang telak 3-0 atas klub Toyo Haryono FC. Laga ini merupakan laga kedua bagi Bintang Ragunan di Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026, yang digelar di lapangan rumput sintetis Pancoran Soccerr Field, Jakarta Selatan.
Sebelumnya, di laga pertama, pada Minggu, 7 Juni 2026 lalu, Bintang Ragunan bermain imbang 0-0 dengan klub Pemuda Jaya FC. Dalam konteks kompetisi pembinaan, performa di dua laga tersebut, sesungguhnya merupakan dua lompatan Bintang Ragunan, yang patut kita catat.
Pertama, Bintang Ragunan mampu membukukan kemenangan pada laga kedua. Sebagai kilas balik, di Liga Jakarta U-17 musim 2025, Bintang Ragunan baru mampu mencetak kemenangan pada laga ke-13, saat melawan klub Urakan, dengan skor 1-0.
Kedua, Bintang Ragunan mampu menahan imbang Pemuda Jaya dengan skor 0-0. Sebagai kilas balik, di Liga Jakarta U-17 musim 2025, Bintang Ragunan berada di ranking papan bawah, sementara pada musim itu, Pemuda Jaya berada di peringkat ke-6 dari 18 klub peserta.
Sekali lagi, dua jejak laga tersebut, membukakan mata kita, tentang artinya pembinaan dalam sepak bola. Tak bisa diingkari, performa Bintang Ragunan di pekan pertama dan pekan kedua Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026 ini, telah menunjukkan kesungguhan mereka dalam melakukan pembinaan terhadap pesepakbola usia muda.
Secara internal, tentu mereka telah melakukan evaluasi menyeluruh, terhadap realitas rapor Bintang Ragunan di Liga Jakarta U-17 musim 2025. Kesadaran untuk meng-evaluasi sekaligus melakukan serangkaian pembenahan internal, sesungguhnya adalah substansi dari pembinaan itu sendiri.
Yosef Erwiyantoro dari radiobola.co.id, selaku penyelenggara Liga Jakarta U-17, mengapresiasi capaian Bintang Ragunan tersebut. "Setidaknya, itu menandakan, pembenahan secara official, sekaligus mencerminkan perbaikan performa klub Bintang Ragunan di lapangan," ujar Yosef Erwiyantoro.