Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.
Batavia FC pemuncak klasemen sementara Grup Putih Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026. Kompetisi pembinaan yang digelar radiobola.co.id ini, kian sengit. Gelaran ini masih panjang, hingga November mendatang.
1 Menit Sebelum Babak Pertama

Batavia FC menjadi klub yang paling moncer di Grup Putih Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026. Posisi ranking 1 dari 8 klub yang ada di klasemen sementara Grup Putih tersebut, diraih Batavia FC, setelah mengalahkan klub Diklat ISA, pada Sabtu, 4 Juli 2026 lalu.
Memasuki pekan ke-3 Liga Jakarta U-17 Piala Gubernur 2026 ini, mulai nampak potensi sekaligus karakter dari 16 klub yang menjadi peserta liga. Di laga ini, Diklat ISA unggul lebih dulu, setelah Destha Adithya di menit ke-13 babak pertama, menjebol gawang Batavia.
Pertarungan berlangsung sengit. Suhu 31 derajat celcius di lapangan rumput sintetis Pancoran Soccer Field, Jakarta Selatan, semakin memanaskan situasi pertandingan. Dengan berbagai taktik strategi, Batavia berupaya mencetak gol balasan.
Baru 9 menit kemudian, persisnya di menit ke-22, Raditya Rizky berhasil membalas gol ke gawang Diklat ISA. Kedudukan menjadi 1-1. Gol balasan itu, bukan hal yang mudah, mengingat ketatnya pertahanan lini belakang Diklat ISA.
Setelah kedudukan 1-1, ketegangan pertandingan belum mereda, justru kian memanas. Batavia dan Diklat ISA sama-sama memiliki hasrat yang kuat, untuk memenangkan laga. Dan, hanya 1 menit sebelum babak pertama usai, yaitu pada menit ke-34, Habil Gaza lolos dari kepungan, kemudian menjebloskan bola ke gawang Diklat ISA yang dijaga Akmal Prasetyo. Kedudukan menjadi 2-1 untuk Batavia.
Habil Gaza adalah kapten Batavia. Destha Adithya adalah kapten Diklat ISA. Di laga ini, masing-masing kapten tersebut, mencetak 1 gol untuk klub masing-masing. Mereka berada di posisi yang tepat, dengan reputasi yang mengesankan.
Hingga laga berakhir 2 kali 35 menit, kedudukan tetap 2-1 untuk Batavia, yang konsisten menang di 3 pekan berturut-turut. Nampaknya, kemenangan atas Diklat ISA ini, menjadi kemenangan paling hot bagi Batavia, dibanding 2 kemenangan sebelumnya.