Isson Khairul
Isson Khairul Jurnalis

Saya memulai hidup ini dengan menulis puisi dan cerita pendek, kemudian jadi wartawan, jadi pengelola media massa, jadi creative writer untuk biro iklan, jadi konsultan media massa, dan jadi pengelola data center untuk riset berbasis media massa. Saya akan terus bekerja dan berkarya dengan sesungguh hati, sampai helaan nafas terakhir. Karena menurut saya, dengan bekerja, harga diri saya terjaga, saya bisa berbagi dengan orang lain, dan semua itu membuat hidup ini jadi terasa lebih berarti.

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Bina Taruna Kian Kokoh, karena Paham Lawan Tanding

25 Agustus 2026   12:16 Diperbarui: 25 Agustus 2026   12:16 162 1 0

Bina Taruna ranking ke-3, tapi mencetak gol lebih banyak dari Bina Mutiara, yang ranking ke-1. Wah ... wah! Update seru tentang Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026, yang sudah memasuki pekan ke-6, dengan total 48 kali pertandingan.  

Klub Bina Taruna kian mantap, setelah kalahkan klub Toyo Haryono di pekan ke-6 Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026. Foto: Isson Khairul
Klub Bina Taruna kian mantap, setelah kalahkan klub Toyo Haryono di pekan ke-6 Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026. Foto: Isson Khairul

Klub Bina Taruna bisa menjadi contoh tentang pembinaan pesepakbola usia muda. Laga pekan ke-6, Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026, pada Minggu, 23 Agustus 2026, boleh jadi merupakan salah satu puncak dari kesungguhan pembinaan yang mereka lakukan.

Di laga ini, dengan gemilang, Bina Taruna mencukur gundul klub Toyo Haryono dengan skala besar, yaitu 8-0. Ditambah dengan 1 gol bunuh diri Peto Hanief dari Toyo Haryono, maka kemenangan Bina Taruna, menjadi 9-0. Peto Hanief adalah kapten Toyo Haryono.

Seorang kapten kesebelasan, sampai terjebak "menciptakan" gol ke gawang sendiri, bisa menjadi penanda dua hal. Pertama, karena ia panik menghadapi tekanan bertibu-tubi. Kedua, karena konsentrasinya sudah ambyar, hingga tak mampu lagi menguasai keadaan.

Kedudukan 0-1 akibat gol bunuh diri itu, dialami Toyo Haryono, pada menit ke-16. Hal memalukan itu terjadi, karena pasukan Bina Taruna sejak awal pertandingan, sudah langsung bermain dengan kecepatan tinggi. Berkali-kali mereka menggempur kubu pertahanan Toyo Haryono.

Dan, hanya 3 menit kemudian, yaitu pada menit ke-19, Aditya Lesmana dari Bina Taruna langsung merubah kedudukan menjadi 2-0. Rekannya, Desta Art Sadewo, mempertebal kemenangan menjadi 3-0 pada menit ke-29, sebelum babak pertama usai.

Dengan demikian, Bina Taruna benar-benar memanfaatkan momentum kepanikan serta ambyarnya konsentrasi para pemain Toyo Haryono. Sikap menggempur tiada henti, dilakukan Bina Taruna bukan hanya semata-mata karena dukungan skill, tapi ditopang oleh pemahaman situasi-kondisi lawan.

Memahami situasi-kondisi lawan, kemudian menerapkan taktik strategi yang tepat, tentulah tak mungkin dari hasil pembinaan dalam semalam. Kesadaran akan hal tersebut, jelas membutuhkan latihan yang intens, hingga konsep yang ada di kepala pelatih, bisa dieksekusi pemain di lapangan.

Hal yang demikian, juga tercermin, ketika Bina Taruna mengalahkan Real Jakarta dengan skor 4-0, pada pekan ke-4 Liga Soeratin Jakarta U-15 Piala Gubernur 2026. Di laga pada Minggu, 26 Juli 2026 ini, Desta Art Sadewo langsung membobol gawang Real Jakarta, pada menit ke-5.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2