Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Saat berwisata, Oleh-oleh tidak bisa dipisahkan untuk dibeli. Entah itu sekedar Makanan ringan yang betul-betul ringan seperti aneka keripik dan kerupuk, sampai makanan berat yang berat di timbangan dan berat di kantong.
Eh...cuma istilah kok ya. Makanan ringan biasanya mengacu pada Camilan, sedang makanan berat mengacu pada makanan utama.
Penyedia Oleh-oleh itu juga pahlawan, lho. Tapi untuk sosok pahlawan nasional biasanya diberikan pada orang yang telah berjuang mewujudkan sesuatu dan berimbas secara nasional. Kalau penyedia Oleh-oleh mungkin pahlawan kuliner ya, alias entrepreneur.

Untuk warung Stop inflasi di PSC Madiun ini, menyediakan Oleh-oleh gethuk goreng yang harganya berkisar 15-20 ribu tergantung kemasan nya. Sedang aneka keripik berkisar 10-20 ribu . Tapi jika ingin dine ini, di pelataran PSC tersedia meja dan kursi berwarna putih, yang nyaman untuk menikmati kuliner. Ada es krim seharga 7 ribu dan 10 ribu. Cukup ramah di kantong, kan!

Sebenarnya, menikmati kuliner di sini lebih nyaman di malam hari saat cuaca terang beratap langit berbintang. Sejuk dan syahdu. Tapi saat sore hari sehabis hujan, juga lumayan nyaman. Tidak panas dan udaranya sejuk.

Yuk kita simak videonya ya...
Sumber: YouTube @Isti Yogiswandani channel