Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025
"Dek, Aku beli kerupuk,nya. Buat camilan di kemah!"
"Ya!"

Aku mengikuti Ayah membeli kerupuk pasir, kesukaan ayah. Kerupuk yang digoreng pasir ini katanya bebas kolesterol. Ayah pilih yang rasa bawang.
" Pasarnya buka 24 jam, Pak?" Tanyaku pada Pak Solahudin (70 tahun), pemilik salah satu lapak yang menjual buah, aneka keripik, kerupuk dan oleh- oleh khas Malang lainnya.
"Nggak, jam 08.00(malam) tutup!"
"Pembeli nya ramai, Pak?"
"Ya ada lah!"
" Jeruk keproknya ada, Pak?"
" Nggak ada, ini adanya jeruk manis!"
"Oh, jeruk baby ya Pak?