Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Pecel pincuk lauk lengkap 6 ribu. Kurang lebih begitu yang kubaca di medsos. Nasi pecel yang lokasinya di rute yang Aku lewati setiap kali pulang pergi jalan santai keliling lapangan Krandegan. Harus dicoba dan buktikan!
Nasi pecel seporsi 6 ribu rupiah adalah harga wajar di daerah sini. Hampir semua mematok harga segitu, meski terkadang mempunyai keunikan sendiri -sendiri, dan porsi yang bermacam-macam.
Dari yang menu normal sampai jumbo. Dari aneka lauk sampai kerupuk. Mantap pokoknya. Tak heran, Madiun adalah gudang nya pecel.
Tapi nasi pecel baru dan setiap hari dilewati tentunya wajib dicoba. Bisa menjadi alternatif sarapan di samping beberapa warung nasi pecel yang sudah menjadi langganan tempat sarapan.
Sampai di sini baru tahu, ternyata pecel pincuk ini bukan baru buka, tapi Aku yang kurang perhatian saja. Padahal hampir setiap waktu lewat jalan ini menuju lapangan desa Krandegan untuk jalan santai mengelilingi lapangan.
"Saya sudah buka kira-kira 3 bulan!"(Mbak Yun, owner pecel pincuk Mbak Yun)
Pecel, hidangan khas Jawa yang kaya rasa, telah lama menjadi primadona kuliner Nusantara. Namun, ada satu cara penyajian pecel yang memiliki daya tarik dan keunikan tersendiri, yaitu Pecel Pincuk.
Lebih dari sekadar makanan, pecel pincuk menawarkan pengalaman bersantap yang otentik, tradisional, dan penuh nostalgia.

Secara harfiah, "pecel" adalah hidangan yang terdiri dari berbagai macam sayuran rebus yang disiram dengan bumbu kacang pedas manis.