Isti  Yogiswandani
Isti Yogiswandani Lainnya

Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Jagong Manten untuk Menjaga Silaturahmi dan Keakraban Alumni D3 Biologi IKIP Surabaya 84

26 Januari 2026   10:48 Diperbarui: 26 Januari 2026   10:48 206 13 2

Jagong Manten untuk Menjaga Silaturahmi dan Keakraban Alumni D3 Biologi IKIP Surabaya 84(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Jagong Manten untuk Menjaga Silaturahmi dan Keakraban Alumni D3 Biologi IKIP Surabaya 84(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Suasana hajadan begitu kental dan menarik dengan segala tata cara dan pernak-pernik nya. Hiasan terop yang unik terlihat di beberapa tempat, sebagai cirikhas hajadan dalam masyarakat Jawa.

Doa sudah selesai dipanjatkan, tapi Saya dan suami baru datang.

"Ayo, langsung masuk saja, mungkin teman-teman sudah menunggu di dalam!" Ajak suamiku untuk langsung saja mengikuti acara yang sedang berlangsung.

Jagong Manten untuk Menjaga Silaturahmi dan Keakraban Alumni D3 Biologi IKIP Surabaya 84(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Jagong Manten untuk Menjaga Silaturahmi dan Keakraban Alumni D3 Biologi IKIP Surabaya 84(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Saat ini, Bu Yuni teman suami sedang menggelar hajadan ngunduh mantu, putra keduanya, Mas Jalu. Ada 2 sesi undangan, dari jam 10.00-12.00 dan sesi kedua jam 12.00-14.00. 

Suami saya bersama teman-temannya alumni D3 Biologi IKIP Surabaya tahun 1984 juga diundang pada pukul 12.00. Jadi bisa pilih ikut sesi pertama  atau kedua. Biasanya kita datang bersama -sama. Tadi suami sudah konfirmasi, teman -teman memilih sesuai pertama, agar pukul 12.00 sudah selesai.

Jagong Manten untuk Menjaga Silaturahmi dan Keakraban Alumni D3 Biologi IKIP Surabaya 84(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Jagong Manten untuk Menjaga Silaturahmi dan Keakraban Alumni D3 Biologi IKIP Surabaya 84(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Berhubung kami kemarin ada acara , dan rumah kami masih sama-sama di Madiun, jadi kami tidak ikut menginap bersama teman-teman. Kami langsung berangkat dari rumah menuju lokasi hajadan sambil berjanji ketemu di tempat. Kita kan tetangga satu kota, tapi bukan tetangga yang toxic ya, hehehe.

Sepertinya umumnya hajadan, kami segera mengisi buku tamu, diberi cindera mata dan memasukkan amplop di kotak yang disediakan.

Foto booth untuk para tamu(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Foto booth untuk para tamu(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Selanjutnya kami dipersilakan duduk menunggu sebentar untuk foto booth. Ini sesi yang unik dan baru kali ini saya alami.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3