KAKEK yang hobi menulis hanya sekedar mengisi hari-hari pensiun bersama cucu sambil melawan pikun.

Usaha Mikro Kecil di negeri kita harus tetap mampu menggeliat di tengah kesulitan daya beli masyarakat karena keadaan ekonomi yang lesu.
Apalagi adanya Perang AS Vs Iran yang bisa menyebabkan harga minyak Dunia mengalami kenaikan. Hal ini bisa berdampak serius pada harga-harga bahan pokok yang mengalami kenaikan pula.
Bapak Haji Usman adalah pemilik Kedai Bakso BBM (Bakso Bojong Menteng) yang beralamat di Jalan Raya Ciomas No. 18 Pasir Kuda Kota Bogor.
Kedai Bakso BBM tersebut salah satu usaha UMKM yang perlu didukung dengan promosi agar banyak dikenal masyarakat sehingga banyak pula para pembeli datang menikmati kuliner bakso tersebut.
Letaknya sangat strategis karena ada di Jalan Raya Ciomas, kalau dari arah Gunung Batu ada di sisi kiri jalan arah Barat. Kedai bakso milik Pak Haji Usman ini tidak begitu besar, tapi sangat bersih dan rapi.
Walaupun berada di pinggir jalan tapi tempat parkir kendaraan terbatas hanya bisa untuk motor. Bagi mereka yang membawa mobil bisa parkir beberapa meter ke arah Barat yaitu di Superindo Ciomas.
Awal mula tahu Kedai ini berkat artikel rekan Kompasianer Latipah Rahman. Siang itu saat ada keperluan keluarga di Bogor, penulis menyempatkan diri bertemu dengan pemilik Kedai BBM yaitu Pak Haji Usman.
Sempat juga berdialog di tengah kesibukannya melayani para pembeli. Baksonya per porsi dengan harga relatif ramah di kantong 17 Ribu IDR untuk porsi standar.
Untuk porsi tambahan kikil cukup menambah biaya 3000 IDR. Dengan tarif terjangkau tersebut cukup menarik bagi para penggemar bakso di Bogor datang ke Kedai Pak Haji Usman.
Selain harga relatif murah, rasa bakso yang disajikan dari racikan Pak Haji Usman ternyata pas dan banyak digemari penggemar bakso di Bogor dan sekitarnya. Termasuk pendapat adik sepupu saya yang siang itu ikut menikmati bakso BBM.