Isti  Yogiswandani
Isti Yogiswandani Lainnya

Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Out Meeting: Sarana Healing dan Refreshing Mamah-mamah RT 11 Mengantisipasi Kejenuhan

6 Februari 2026   22:24 Diperbarui: 6 Februari 2026   22:24 215 5 0

Bakso ditraktir Bu Nunung, minumnya ditraktir Bu RT(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Bakso ditraktir Bu Nunung, minumnya ditraktir Bu RT(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

2. Meningkatkan Partisipasi Warga
Jujur saja, pertemuan RT rutin seringkali dihindari karena dianggap membosankan. Dengan embel-embel refreshing, antusiasme warga (terutama anak muda dan ibu-ibu) biasanya akan meningkat drastis. Dengan begitu, yang hadir bisa lebih banyak, dan pengambilan keputusan lebih representatif.

3. "Healing" Kolektif dari Penatnya Rutinitas 
Rutinitas pekerjaan dan hiruk-pikuk lingkungan pemukiman bisa memicu stres. Membawa warga ke tempat hijau atau udara segar memberikan ruang napas bersama.

Hasilnya, warga pulang dengan kondisi mental yang lebih segar, yang secara tidak langsung mengurangi potensi konflik kecil antar tetangga di kemudian hari. Dengan begitu tidak ada lagi permasalahan tetangga yang toxic karena stres kurang healing.

Out Meeting membuat kondisi mental lebih sehat dan segar (Dokumentasi RT 11)
Out Meeting membuat kondisi mental lebih sehat dan segar (Dokumentasi RT 11)

4. Memperkuat Sense of Belonging
Kegiatan di luar wilayah menciptakan kenangan bersama (shared memories). Cerita lucu saat di perjalanan atau momen makan bakso bersama akan menjadi topik obrolan yang mempererat hubungan selama berbulan-bulan ke depan.
 Hasilnya tumbuhnya rasa memiliki terhadap lingkungan RT karena merasa memiliki "keluarga kedua" di luar rumah.

Lingkungan RT seperti
Lingkungan RT seperti "keluarga kedua" di luar rumah (Dokumentasi RT 11)

Berkumpul di pendopo lapangan Mberan yang berlokasi di pinggir lapangan, sekaligus pinggir sawah (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Berkumpul di pendopo lapangan Mberan yang berlokasi di pinggir lapangan, sekaligus pinggir sawah (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Awalnya mamah-mamah berkumpul di pendopo yang luas. Tapi sayang nya kebersihan nya kurang terjaga, sedang mencari sapu ijuk untuk membersihkan lantai yang kotor tidak ada, sehingga akhirnya semua berpindah ke gazebo. 

Tidak terlalu luas, tapi lumayan, tempatnya cukup bersih dan layak digunakan untuk mengadakan pertemuan, dan pengocokan arisan.

Menikmati sawut. Pindah ke gazebo yang lebih bersih dan layak dipergunakan untuk pertemuan (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Menikmati sawut. Pindah ke gazebo yang lebih bersih dan layak dipergunakan untuk pertemuan (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3