Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Pagi yang cerah di Camping Ground Wisata Bendung Karang Kendal. Ku hembuskan nafas lega dan penuh syukur atas kenyamanan hangatnya tidur dalam tenda di atas permadani alam, rumput hijau.
Camping di sini terasa berbeda. Mungkin karena lokasi yang tidak terlalu tinggi membuat udara tidak terlalu dingin, malah cenderung hangat membuat tidurku semalam terasa nyenyak sampai bangun menjelang subuh tanpa terganggu ke kamar kecil seperti biasanya bila Aku camping di tempat dingin. Luar biasa.

Bangun sebelum subuh, perutku meronta, agak khawatir, karena tak yakin di jajaran toilet ada subtitanknya. Kemarin toilet antre dan hanya bisa masuk di toilet yang kosong tanpa bisa memilih. Hampir semua hanya ada Kran, dan ember. Entah yang sebelah mana yang bisa berfungsi sebagai WC untuk buang air besar.
Sampai di toilet antre. Ya Allah. Tapi beruntung tak perlu menunggu lama ada satu toilet yang terbuka, Aku langsung ngiprit masuk. Dan apa yang kutemukan? Ternyata ini toilet yang ada subtitanknya. Alhamdulillah ya Allah. Betul-betul beruntung diriku.

Usai subuh Aku memutuskan untuk mandi sekalian. Ganti bajunya di tenda saja biar cepat.
Pagi ini ada acara senam dan pembagian Dooprize sebelum penutupan acara dan kembali ke rumah masing-masing.

Tadi malam ada acara api unggun, halal bihalal dan pembagian Dooprize, tapi Aku nggak ikut gabung, karena asyik ngobrol bersama Tante Desi di tenda sebelah, dan Tante Mul, teman Tante Desi yang rumahnya dekat lokasi, dan mengunjungi Tante Desi bersama keluarga nya.