Isti  Yogiswandani
Isti Yogiswandani Lainnya

Freelancer, suka traveling, dan kuliner. Nominee best in citizen journalism 2024 Nominee best in storytelling 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Menguak Misteri 365 dan Tribute to NRK dalam Baksos Bareng Anak Langit

4 Oktober 2026   11:38 Diperbarui: 4 Oktober 2026   11:38 503 6 0

Pak H Agus Susanto (berkaca mata), pemrakarsa, pelaksana dan donatur acara baksos anak langit overland 365 dan Tribute to NRK (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Pak H Agus Susanto (berkaca mata), pemrakarsa, pelaksana dan donatur acara baksos anak langit overland 365 dan Tribute to NRK (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

Sabtu Minggu, 3-4 Oktober 2026, Om Pur mengajak Komunitas camping CAF Mampiro untuk berpartisipasi dalam acara Baksos bareng anak langit di Bumi Perkemahan Selo Ondo Ngawi.

Karena kami masih bertanya-tanya, Om Pur juga menyertakan rundown acara  yang bertujuan berbagi kebahagiaan kepada para "anak langit."

Dalam rundown acara tertulis acara camping yang memberikan tempat pada para anak langit untuk camping dengan menyediakan tenda yang sudah terpasang rapi, menjamu dengan hidangan yang disediakan, pentas seni anak langit dan Karang taruna, tak lupa acara salat berjamaah untuk mempertebal keimanan dan semangat spiritual.

Acara baksos bareng Tribute to NRK, overland 365 yang mengundang semua komunitas untuk bergabung+Dokumentasi panitia)
Acara baksos bareng Tribute to NRK, overland 365 yang mengundang semua komunitas untuk bergabung+Dokumentasi panitia)

Paginya(4/10/2026) ada acara subuh berjamaah, outbond, sarapan di pasar jadul, berbagi rezeki pada anak langit, dan pentas budaya dan reog Ponorogo.

Saya dan suami tidak bisa mengikuti acara camping karena sikon yang kurang bersahabat, tapi kami datang pada sabtu pagi untuk sekedar dolan dan menyapa para kenalan yang berpartisipasi dalam acara camping baksos.

Dalam acara ini, ada 2 kata unik yang membuat kami penasaran, yaitu overland 365 dan Tribute to NRK. Rahasia angka 365 dan NRK inilah yang menarik perhatian kami.

Tribute to NRK (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Tribute to NRK (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

"Nanti tanya Om Pur saja!" Kata suami ku.

"Oke, nanti saja. Kalau sekarang sepertinya beliau sedang sibuk," kataku.

Tapi sungguh kebetulan, rasa penasaran itu langsung terjawab tanpa kami duga. Seorang Bapak yang terlihat "low profile" menyapa dan menyalami kami berdua. Ternyata beliau adalah Bapak H Agus Susanto, Pemrakarsa dan pelaksana sekaligus donatur acara Baksos "anak langit".

Sungguh pucuk dicita ulam tiba. Alhamdulillah. Kami bisa menemukan jawaban atas rasa penasaran yang kami pendam.

Banner acara di sepanjang jalan menuju Selo Ondo(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Banner acara di sepanjang jalan menuju Selo Ondo(Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

"Ini kan acara overland 365, ya Pak. Kenapa kok memakai angka 365, bukan angka yang lain. Apakah mempunyai arti khusus, Pak?"

"Begini. Angka 365 itu sebenarnya pasal kejahatan dalam KUHP!" Kata Pak Agus.

"Lho! Kenapa justru memakai pasal kejahatan, Pak?" Saya dan suami tidak bisa menutupi rasa terkejut.

" Sebab arena balap itu keras. Harus ditaklukkan dengan semangat yang jahat supaya kita bisa menang!" Lanjut Pak Agus.

Saya mulai berusaha memahami maksud Pak Agus. Semangat jahat di sini tentunya bukan berkonotasi buruk, tapi semangat luar biasa yang istimewa, waspada agar tidak lengah, sehingga bisa lolos dan sukses meraih kemenangan.

FYI, saya berusaha berselancar tentang pasal 365 KUHP dalam www.lawyer-ahdanramdani.com

"Pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengatur tentang tindak pidana pencurian yang disertai dengan kekerasan atau ancaman kekerasan terhadap orang, yang biasa disebut sebagai perampokan atau pencurian dengan kekerasan (curas).

"Terus angka 365 ini apa ada hubungannya dengan Tribute to NRK, Om?" Apakah itu inisial atau singkatan nama seseorang?" Kami mengganti panggilan menjadi Om, seperti biasa dipakai di antara para anggota komunitas camper Van.

"Naufal Raihan Khoirulloh!' Om Agus menyebutkan sebuah nama.

"Itu anak saya, seorang pembalap nasional yang sering memenangkan kejuaraan. Pada saat di arena balap, mengalami kecelakaan,mobilnya terbalik, terbakar!" Kata Om Agus terbawa emosi.

Om Agus dan tenda yang disediakan bagi anak yatim untuk berkemah (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)
Om Agus dan tenda yang disediakan bagi anak yatim untuk berkemah (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani)

"Tapi anaknya nggak papa kan, Om?" Kata suami buru-buru menyela.

"Meninggal, setelah 5 hari di rumah sakit!"

"Innalilahi waina ilaihi raji'un...!" Saya dan suami berbareng ikut prihatin. Al Fatihah untuk almarhum Mas Raihan. Semoga Husnul khatimah dan mendapat tempat terindah di sisiNya.

"Itulah, maka saya ingin berbuat sesuatu untuk anak saya dengan berbagi rezeki pada para"anak langit". Karena hanya kebaikan dan doa yang bisa terkirim ke anak saya!" Lanjut Om Agus penuh semangat.

"Insyaallah kalau diberi rezeki dan sehat, saya akan melaksanakan secara berkesinambungan." Untuk yatim piatu ini baru pertama kali saya laksanakan. "

Tenda untuk camping para anak langit sudah dipersiapkan panitia (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani (
Tenda untuk camping para anak langit sudah dipersiapkan panitia (Dokumentasi pribadi: Isti Yogiswandani (

"Rencananya nanti saya akan rutin mengadakan acara ini setiap 4 bulan sekali, dengan berpindah -pindah tempat," lanjut Om Agus.

"Aamiin...semoga selalu bisa terlaksana dengan lancar ya, Om!"

"Acara selanjutnya Insyaallah di Trenggalek," Om Agus menambahkan.

Iya,deh Om, kita selalu mendoakan yang terbaik untuk semua langkah kebaikan yang dilakukan siapa saja, termasuk Om Agus dan keluarga, semoga Allah membalas dengan kebaikan dunia akherat yang berlipat ganda. Aamiin.


HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4