Jandris_Sky
Jandris_Sky Mahasiswa

Kompasianer Terpopuler 2024 - 2025 Kompasiana Award Pelestari 2025

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Membentuk Pohon Beringin Menjadi Bonsai, Seni Menata Tanaman dengan Kreatif

2 September 2026   23:28 Diperbarui: 2 September 2026   23:28 244 10 2


Membentuk Pohon Beringin Menjadi Bonsai, Seni Menata Tanaman dengan Kreatif

Siapa bilang pohon beringin hanya cocok tumbuh besar dan rindang di halaman atau taman? Dengan sedikit kreativitas, ketelatenan, dan kesabaran, pohon beringin ternyata bisa dibentuk menjadi bonsai yang unik dan menarik. 

Membentuk pohon beringin menjadi bonsai bukan sekadar mengecilkan ukuran tanaman, tetapi juga menjadi seni menata tanaman agar memiliki bentuk yang indah dan karakter yang kuat.

Membentuk pohon beringin menjadi bonsai. (Sumber foto: Jandris_Sky)
Membentuk pohon beringin menjadi bonsai. (Sumber foto: Jandris_Sky)

Bagi sebagian orang, bonsai mungkin terlihat seperti tanaman biasa yang sengaja dibuat kecil. Padahal, di balik bentuknya yang mungil terdapat proses panjang. Ada pemilihan tanaman, pemangkasan, pembentukan batang dan cabang, hingga perawatan yang harus dilakukan secara rutin.

Pohon beringin menjadi salah satu tanaman yang menarik untuk dijadikan bonsai. Tanaman ini memiliki batang yang kuat, pertumbuhan yang cukup cepat, serta kemampuan menghasilkan akar dan cabang yang memberikan kesan tua. Karakter tersebut membuat beringin cocok untuk dikembangkan menjadi tanaman bonsai.

Pohon beringin menjadi salah satu tanaman yang menarik untuk dijadikan bonsai. (Sumber foto: Jandris _Sky)
Pohon beringin menjadi salah satu tanaman yang menarik untuk dijadikan bonsai. (Sumber foto: Jandris _Sky)

Langkah pertama adalah memilih bahan bonsai yang sehat. Tidak harus langsung mencari pohon beringin berukuran besar. Tanaman yang masih muda atau hasil stek juga bisa digunakan selama kondisinya sehat dan memiliki batang yang cukup kuat.

Pilih tanaman dengan batang yang menarik. Batang yang memiliki sedikit lekukan justru dapat memberikan karakter tersendiri ketika nanti dibentuk. Perhatikan juga kondisi akar dan daunnya. Hindari tanaman yang terlihat layu, terserang hama, atau mengalami kerusakan parah.

Membentuk pohon beringin menjadi bonsai. (Sumber foto: Jandris_Sky)
Membentuk pohon beringin menjadi bonsai. (Sumber foto: Jandris_Sky)

Setelah mendapatkan bahan yang sesuai, tanaman dapat dipindahkan ke wadah atau pot yang ukurannya disesuaikan dengan kondisi tanaman. Media tanam harus memiliki drainase yang baik agar air tidak menggenang.

Mulai Membentuk Karakter Bonsai

Di sinilah bagian yang paling menarik. Membentuk pohon beringin menjadi bonsai membutuhkan imajinasi. Sebelum memangkas, kita perlu membayangkan terlebih dahulu seperti apa bentuk tanaman yang ingin dibuat.

Pohon beringin menjadi salah satu tanaman yang menarik untuk dijadikan bonsai. (Sumber foto: Jandris _Sky)
Pohon beringin menjadi salah satu tanaman yang menarik untuk dijadikan bonsai. (Sumber foto: Jandris _Sky)

Ada yang menyukai bentuk tegak lurus, miring, berliku, atau memiliki banyak cabang yang menyebar. Tidak ada satu bentuk yang harus diikuti. Justru kreativitas pemilik menjadi bagian penting dalam menghasilkan bonsai yang memiliki karakter.

Pemangkasan dilakukan secara bertahap. Cabang yang tumbuh terlalu panjang atau tidak sesuai dengan rancangan dapat dipangkas. Jangan terburu-buru memangkas terlalu banyak dalam satu waktu karena tanaman tetap membutuhkan daun untuk melakukan fotosintesis.

Untuk membentuk arah pertumbuhan cabang, kawat bonsai dapat digunakan. Kawat dililitkan secara hati-hati pada batang atau cabang, kemudian diarahkan secara perlahan sesuai bentuk yang diinginkan.

Namun, penggunaan kawat harus diperhatikan. Jangan memasangnya terlalu kuat karena batang beringin akan terus membesar. Jika kawat dibiarkan terlalu lama, bekas lilitan dapat masuk ke dalam batang dan meninggalkan luka.

Akar Juga Menjadi Bagian Penting

Selain batang dan cabang, akar merupakan salah satu daya tarik bonsai beringin. Akar yang terlihat menyebar di permukaan tanah dapat memberikan kesan tanaman tua dan kokoh.

Pembentukan akar tentu membutuhkan proses. Saat melakukan pemindahan atau penggantian media tanam, akar dapat ditata secara perlahan. Pemangkasan akar juga harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak berlebihan.

Setelah proses tersebut, tanaman membutuhkan waktu untuk beradaptasi. Karena itu, jangan langsung melakukan banyak perlakuan sekaligus. Bonsai membutuhkan keseimbangan antara pertumbuhan akar, batang, cabang, dan daun.

Perawatan Membutuhkan Kesabaran

Merawat bonsai beringin sebenarnya tidak terlalu rumit, tetapi membutuhkan konsistensi. Penyiraman dilakukan sesuai kondisi media tanam. Jangan sampai tanaman kekurangan air, tetapi hindari juga penyiraman berlebihan.

Pemberian pupuk dapat dilakukan secara berkala untuk membantu pertumbuhan. Tanaman juga perlu mendapatkan cahaya matahari yang cukup agar tetap sehat.

Pemangkasan rutin menjadi bagian penting dalam mempertahankan bentuk bonsai. Tunas baru yang tumbuh terlalu panjang dapat dipangkas agar bentuk tanaman tetap rapi. Dari sinilah kita belajar bahwa membuat bonsai bukan pekerjaan sekali jadi.

Bentuk bonsai akan terus berubah mengikuti pertumbuhan tanaman. Karena itu, pemilik perlu melakukan penyesuaian dari waktu ke waktu.

Bonsai Mengajarkan Kita tentang Kesabaran

Membentuk pohon beringin menjadi bonsai sebenarnya bukan hanya tentang menghasilkan tanaman hias. Ada proses belajar di dalamnya. Kita belajar memperhatikan pertumbuhan tanaman, memahami kebutuhannya, sekaligus belajar bersabar.

Tanaman tidak bisa dipaksa tumbuh sesuai keinginan dalam waktu singkat. Ada proses alami yang harus dihargai. Justru perubahan kecil dari waktu ke waktu menjadi hal yang menyenangkan bagi para penghobi bonsai.

Bagi yang memiliki pohon beringin di sekitar rumah, kegiatan ini bisa menjadi alternatif hobi yang menarik. Daripada membiarkannya tumbuh tanpa arah, kita dapat mencoba menatanya menjadi bonsai dengan tetap memperhatikan kesehatan tanaman.

Pada akhirnya, membentuk pohon beringin menjadi bonsai adalah perpaduan antara kreativitas, keterampilan, dan kesabaran. Dari tanaman yang sederhana, kita bisa menciptakan karya hidup yang terus berkembang. Setiap lekukan batang, arah cabang, dan bentuk akar memiliki cerita tersendiri.

Bonsai beringin bukan hanya sekadar tanaman kecil di dalam pot. Ia adalah hasil dari proses panjang merawat kehidupan, sekaligus pengingat bahwa sesuatu yang indah sering kali membutuhkan waktu untuk tumbuh.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4