Karunia Sylviany Sambas
Karunia Sylviany Sambas Bidan

Seorang tenaga kesehatan yang suka menulis dan belajar hal-hal baru. Rekam jejak di www.karuniasambas.com

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Bubur Podas, Uniknya Ramadan di Kota Kerang

20 Maret 2024   20:50 Diperbarui: 20 Maret 2024   20:58 188 4 1

Bila merindukan bubur podas, Anda harus menunggu selama setahun. Istilahnya begitu di sini, di kota kami Tanjungbalai, Sumatera Utara. Sebab bubur podas ini banyak terlihat sewaktu ramadan saja.

Jika di hari lain bisa, sih, tetapi harus masak sendiri. Hehehe, jika pun ada yang menjual, itu hanya dalam porsi kecil dan kalangan terbatas. Jadi, bisa menikmati bubur podas tanpa batas adalah salah satu hal unik saat ramadan di kota kecil kami ini.

Menurut Mama, bubur podas ini awalnya hanya menjadi hidangan keluarga kerajaan. Namun kini sudah bisa dinikmati siapa saja. Cukup banyak isiannya, terdiri dari umbi-umbian, ikan, kacang, dan pelengkap lainnya. Jumlah isian ini sepertinya beda-beda karena beda penjual beda resep juga.

Kuah bubur podas ini termasuk banyak karena semua campuran tampak tenggelam semua. Apakah bubur ini memiliki rasa pedas luar biasa seperti namanya? Kalau menurut saya yang bukan termasuk pencinta rasa pedas, tingkat pedas yang dimiliki bubur podas ini masih masuk kategori aman, kok.

Di kota kerang ini, setiap ramadan tiba, banyak penjual yang menjajakan bubur podas. Selaku penikmat bubur unik ini, saya bisa membedakan sajian bubur podas masing-masing penjual. Akhirnya, saya menjatuhkan pilihan pada salah seorang penjual. Bukan bermaksud mengecilkan rasa bubur podas penjual lain pastinya,ya. Hanya saja penjual yang satu ini, resepnya ternyata sangat bersahabat dengan lidah saya dan keluarga. Jadilah, setiap pulang kerja, dua hingga tiga bungkus bubur podas wajib ditenteng menuju rumah.

Menurut pengalaman saya pula, resep bubur podas di penjual ini tak pernah berubah dari tahun ke tahun, meskipun para penjual yang menjaga kiosnya selalu berganti-ganti. Istilahnya, mungkin resep keluarga, ya.

Inilah cerita saya dengan salah satu keunikan ramadan yang ada di kota kami, Tanjungbalai, Sumatera Utara. Yuk, saksikan keseruan perjalanan kami saat membeli bubur podas!