Malam memeluk sunyi dengan sabar
Saat namamu hadir dalam doa
Kupanggil lirih di sela zikir
Bukan untuk memiliki, hanya menjaga
Dalam mimpi panjang aku melihatmu
Wajah letih menyimpan luka
Tak ada kata selain air mata
Yang jatuh bersama sepertiga malam
Kubiarkan hatiku bersujud lebih lama
Agar Tuhan mendengar resahmu
Jika aku tak mampu mendekapmu
Biarlah doa yang memeluk jiwamu
Tenanglah, wahai hati yang lelah
Tak semua luka harus bersuara
Ada malam yang menelan perih
Dan subuh yang mengajarkan ikhlas
Aku tak meminta engkau kembali
Tak pula menuntut janji dunia
Cukup namamu selamat dalam doa
Dan hatimu dijaga oleh-Nya
Jika air matamu jatuh malam ini
Biarlah ia jadi saksi sujud
Bahwa cinta paling suci
Adalah rela yang diam dan jujur
Di ujung subuh aku menyebut namamu
Lalu menyerahkannya pada cahaya
Semoga Tuhan mengganti lukamu
Dengan damai... tanpa aku di sana