Di antara sunyi kamar ini
Aku terbaring sendiri
Detak lemah menemani
Waktu yang tak kembali
Kugenggam pena yang rapuh
Menulis kisah yang jatuh
Tanpa tangis, tanpa gaduh
Hanya hati yang luluh
Tentang dirimu di sana
Yang pernah singgah di jiwa
Mengisi ruang yang hampa
Dengan doa dan cinta
Kau ajarkanku berserah
Di saat hati gelisah
Bukan tentang memiliki
Namun ikhlas melepasi
Kini nafasku berkurang
Namun namamu tak hilang
Di setiap bait yang datang
Kau tetap jadi kenang
Jika ini akhir cerita
Tak ada yang kusisa
Selain doa dan cinta
Yang kupulang pada-Nya
Biarkan bait ini usai
Bersama nafas terakhirku nanti
Cinta, iman, dan damai
Menjadi akhir yang berarti