Dedaunan diam di sepertiga malam
Sunyi menyapa menjelang fajar
Aku terjaga dalam kerinduan
Menyebut namamu tanpa sadar
Kuambil pena dengan gemetar
Kutulis rasa yang lama terpendam
Dalam kata yang sederhana
Tersimpan hati yang begitu dalam
Kubiarkan tinta jadi saksi
Tentang harap yang belum pasti
Semoga esok kau membacanya
Dan mengerti isi hati ini
Aku menunggu jawaban darimu
Untuk melangkah atau berhenti
Menjauh perlahan dari hidupmu
Atau tetap di sini menemani
Jika kau anggap aku sahabat
Biarlah aku mundur perlahan
Meski hati tak pernah siap
Menahan luka dalam diam
Namun jika kau terima cinta
Akan kuperjuangkan sepenuh jiwa
Hingga titik nafas terakhirku
Kau tetap jadi yang ku jaga
Tulisan ini awal atau akhir
Cerita kita yang tak menentu
Semua ada dalam jawabmu
Yang kan menentukan arahku menuju dirimu