Engkau lahir di singgasana kuasa
Dipeluk harta dan nama yang mulia
Langkahmu terang tanpa luka
Dunia seakan tunduk padamu saja
Sedang aku berjalan dalam sunyi
Yatim yang ditempa sepi dan perih
Darah dan air mata jadi saksi
Aku bertahan meski tak terlihat lagi
Tahukah engkau api dalam dada
Yang lahir dari luka tak bersuara
Bisa jadi abu yang tak bermakna