Video

Mempercantik Identitas Desa Sumbermanjing Wetan lewat Video Profil Desa

4 Juli 2019   23:26 Diperbarui: 4 Juli 2019   23:32 24 0 1

Dokpri
Dokpri

Desa Sumbermanjing Wetan adalah salah satu desa yang berada pada kawasan Kabupaten Malang yang berada pada sisi Selatan. Desa Sumbermanjing Wetan merupakan pusat perekonomian dari setiap desa yang berada pada Kecamatan Kabupaten Malang. Desa Sumbermanjing Wetan berada dalam ketinggian 650 Mdpl. 

Tidak banyak yang kita ketahui mengenai potensi fisik, non-fisik, sosial ekonomi, budaya dan wisata tetapi kenyataannya ketika diadakan pembuatan tentang profil desa kami baru mengetahui bahwa Desa Sumbermanjing Wetan memiliki banyak potensi yang dapat dikembangkan oleh masyarakat desa Sumbermanjing Wetan, dilihat dari berbagai aspek. Kondisi desa Sumbermanjing Wetan yang terletak di dataran tinggi dengan suhu rata-rata 29 derajat celcius oleh karena itu desa Sumbermanjing Wetan cocok untuk ditanami tanaman seperti kopi, tebu, cengkeh dan coklat.

Masyarakat desa Sumbermanjing Wetan banyak yang berprofesi sebagai petani, dan sebagian besar lahan pertanianya di tanami kopi. Akan tetapi masyarakat hanya menyediakan bahan mentah kopi tanpa mengolahnya terlebih dahulu sebelum di pasarkan secara luas. Dari hal tersebut timbul masalah yang mana perekonomian masyarakat tidak berkembang. Masyarakat  desa Sumbermanjing Wetan kurang memiliki motivasi dan keinginan untuk mengembangkan  potensi  yang ada desa Sumbermanjing Wetan

Masyarakat desa Sumbermanjing Wetan hanya mengolah kopi sampai tahap pengeringan saja tanpa ada tahap lanjutan untuk mengolah kopi tersebut menjadi suatu produk sehingga kopi memiliki harga jual yang tinggi. Tanaman kopi yang bagus untuk ditanami di desa Sumbermanjing Wetan adalah kopi dengan jenis Robusta, kopi Robusta sendiri memiliki rasa yang pahit dan aroma yang kuat, hal tersebut banyak di sukai oleh peminat kopi. 

Desa Sumbermanjing Wetan belum sepenuhnya memanfaatkan kopi dan tebu menjadi produk unggulan untuk meningkatkan perekonomian desa Sumbermanjing Wetan. Dengan penampilan profil desa masyarakat umum tidak hanya melihat desa Sumbermanjing Wetan dari letak geografisnya saja tetapi juga mengetahui potensi yang dimiliki oleh desa Sumbermanjing Wetan tanpa harus mengelilingi desa tersebut.

Pengambilan video profil desa dilakukan setiap hari, ketika ada proker utama dan ketika ada agenda harian. Profil desa di ambil oleh bagian divisi PDD  KKN UM. Mahasiswa KKN UM takjub akan alam Desa sumermanjing wetan, salah satu di antaranya berbicara" ternyata desa sumbermanjing wetan memiliki banyak potensi yang luar biasa". Pembuatan profil desa ditujukan untuk mempermudah masyarakat dan juga para wisatawan yang sedang berada di derah Selatan terutama di desa Sumbermanjing Wetan untuk mencari tau informasi tentang desa Sumbermanjing Wetan. Penayangan video dimulai dari kegiatan keseharian masyarakat, pemandangan kebun kopi, tebu, cengkeh, coklat dan juga potensi yang memiliki peluang untuk menjadi tempat wisata. Dengan penampilan profil desa harapannya dapat memotivasi masyarakat dalam mengembangkan perekonomian dengan kondisi lingkungan yang ada. Dengan pemanfaatan yang maksimal dari segi pertanian, maka desa Sumbermanjing Wetan dapat memiliki produk unggulan atau ciri khas tersendiri yang berbeda dengan desa lainnya.

Potensi Desa Sumbermanjing Wetan perlu ada penanganan ataupun perlakukan yang khusus, seperti perangkat desa harus sering melakukan pelatihan atau sosialisai bagi masyarakat desa Sumbermanjing Wetan sehingga dari hal tersebut berdampak baik bagi perekonomian maupun hak cipta yang tidak dapat diambil alih oleh desa lain. Misalnya ketika tanaman kopi dapat diolah sebagai produk-produk unggulan dan memiliki daya saing tinggi, maka desa sumbermanjing wetan akan terkenal dengan hasil alam kopi yang memiliki kualitas baik. 

Berbeda lagi ketika kopi hanya dijual dalam bentuk kering ke desa lain, sedangkan desa lain mengolah kopi tersebut menjadi suatu produk unggulan bagi desanya sendiri. Bapak Sujono mengatakan " seandainya saja masyarakat bisa mengolah kopi menjadi produk-produk unggulan yang akan memberikan penghasilan tambahan bagi keluarganya". Dengan masyarakat yang tidak bisa mengolah tanaman hasil bumi dari desanya sendiri maka hasil bumi dapat diambil alih oleh desa lain ketika tidak ada pemanfaatan yang maksimal akan hasil alam yang melimpah di desa .