Belajar sendiri itu lebih bahenol bin montok daripada nyinyirin orang, asyeeeeek ...
Ingin tahu cara melawan hater? Kalau Anda ingin mewujudkan mimpi Anda Anda harus berani mengambil risiko menyiapkan mental untuk bertarung. Bukan dengan orang-orang yang meremehkan Anda atau hater, itu buang-buang waktu, tapi bertarung dengan diri Anda sendiri. Karena musuh terbesar manusia adalah dirinya sendiri.
Orang-orang yang meremehkan Anda mereka tidak ingin Anda maju. Dan Anda tidak perlu larut memikirkan kenapa bisa begitu, karena ini tidak produktif dan membuat Anda sakit. Orang sakit tidak bisa apa-apa. Jangan mau sakit, orang yang senang, Anda yang susah.
Kenapa Anda diremehkan. Kemungkinan besar karena mereka merasa lebih tinggi dari Anda dalam beberapa hal atau segala hal, maka Anda harus bisa menjawab tantangan ini. Anda harus bisa mengalahkan mereka tanpa harus melawan mereka secara terang-terangan dan konfrontatif. Tidak ada gunanya melawan hater dengan emosi.
Ingat, Penyakit berujung kepada kematian, maka Anda harus sehat dan tetap hidup untuk menggapai impian Anda. Obat untuk bisa pulih adalah merubah cara pikir Anda. Dari yang pesimis dan tidak yakin menjadi mantab jiwa dan optimis dalam segala hal. Berpikir positif dan tidak akan membiarkan energi negatif menguasai diri. Maka dalam perjuangan untuk meraih mimpi Anda perlu terus bertempur melawan diri sendiri.
Ketika seorang hater menyunggingkan senyum pahitnya kepada Anda, Anda tidak perlu meradang. Ingat melawan hater perlu strategi khusus! Seorang kesatria akan memenangkan pertempuran saat dia mampu menahan emosi.
Ksatria itu ibarat Anda menyetir mobil bertemu bus di tengah jembatan yang hanya bisa dilalui satu jalur. Di bawah jembatan ada jurang yang dalam. Sangat tidak mungkin Anda memaksakan diri, menyuruh bus itu mundur karena tentu saja dia tidak akan bergeming.
Maka Anda harus memenangkan pertarungan sengit ini bukan dengan meluncurkan jurus-jurus ampuh untuk menaklukkan si sopir bus tapi menaklukkan diri sendiri. Anda tidak akn membiarkan diri Anda bersama sopir truk itu masuk jurang, kan? Atau bisa saja Anda kalah. Maka mundurlah sebentar agar bisa maju.
Membiasakan pertempuran semacam ini saat menghadapi atau melawan hater akan membuat Anda kuat. Sekilas ini memperlihatkan kekalahan Anda, tapi ingatlah bahwa yang menentukan adalah akhir bukan awal. Anda belum sampai kepada tujuan yang sebenarnya, yaitu meraih mimpi Anda.
Jadi kekalahan dalam artian mengalah adalah semacam kamuflase, strategi pertempuran yang efektif untuk meraih kemenangan yang sesungguhnya. Dan saat dunia mengumumkan kemenangan Anda Anda tidak perlu repot memproklamirkan itu untuk memberitahukannya kepada para hater.
Mimpi Anda bukan untuk digembor-gemborkan tapi untuk diwujudkan. Maka segeralah bertindak, karena mimpi yang berupa khayalan adalah angan-angan yang melenakan. Kata-kata motivasi bukan retorika dan dengan hanya membayangkan sesuatu keberhasilan tidak mungkin dia akan jadi nyata.
Jika Anda ada suatu keinginan yang kuat dan berteriak ke langit memohon keberuntungan maka dia tidak akan datang. Tapi, yakinlah, cepat atau lambat permohonan Anda akan terwujud, jika Anda merasa tercambuk atau terdesak. Misalnya, Anda merasakan keinginan Anda itu seperti makhluk yang mencambuk Anda kalau Anda tidak bergerak Apakah Anda akan diam saja? Tentu tidak! Anda bisa jadi melesat cepat bergerak mengabulkan permintaan alam bawah sadar Anda itu.
Juga saat Anda terdesak dan, tidak bisa tidak, harus melakukan sesuatu untuk bertahan hidup, contoh sederhana, saat Anda tidak punya uang, apa yang akan Anda lakukan, diam saja?
3 hal yang pastinya terkait satu sama lain agar keinginan Anda terkabul, yaitu 1. Anda memimpikan apa yang Anda inginkan 2. Anda sangat mengingikannya dan 3 Anda mati-matian mewujudkannya. Ini masuk akal dan kemungkinan besar impian Anda akan terwujud. Hanya orang-orang yang berusalah yang akan mendapatkan apa yang dimauinya. Melawan hater tidak lagi jadi beban pikiran.
Tuhan bagaimana maunya manusia. Ketika Anda pesimis dan tidak yakin dengan usaha merubah nasib Anda, maka seperti itulah yang Anda mau dan dikabulkan Tuhan. Sebaliknya jika Anda gigih berusaha dan yakin dengan hasilnya, maka itu juga yang dikabulkan Tuhan.
Ketika manusia menengadahkan tangannya ke langit. Apa yang dimintanya tidak simsalabim langsung jadi. Dia harus melakukan sesuatu dan berproses, merasakan pahit manisnya perjuangan dan mendapatkan pengalaman dari ini dan keyakinan bahwa dengan usaha yang gigih akan memberikan hasil yang maksimal.
Bagaimana pun manusia mewarisi sifat-sifat ilahiyah. Ketika Tuhan mengatakan KUN FA YAKUN. Jadi maka Jadilah. Jadilah Anda seperti yang Anda pikirkan kemudian lakukan sesuatu agar Anda menjadi seperti apa yang Anda lakukan. Itu akan jadi nyata.
Terima kasih telah membaca artikel cara melawan hater ini. Tonton uraian ini dengan format audio visual di sini.