Mawan Sidarta S.P.
Mawan Sidarta S.P. Wiraswasta

Lulusan S1 Agronomi Fakultas Pertanian Universitas Jember. Pernah bekerja di perusahaan eksploitasi kayu hutan (logging operation) di Sampit (Kalimantan Tengah) dan Jakarta, Projek Asian Development Bank (ADB) pendampingan petani karet di Kuala Kurun (Kalimantan Tengah), PT. Satelit Palapa Indonesia (Satelindo) Surabaya. Sekarang berwirausaha kecil-kecilan di rumah. E-mail : mawansidarta@yahoo.co.id atau mawansidarta01@gmail.com https://www.youtube.com/channel/UCW6t_nUm2OIfGuP8dfGDIAg https://www.instagram.com/mawansidarta https://www.facebook.com/mawan.sidarta https://twitter.com/MawanSidarta1

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

Situs Watu Tulis Sidoarjo, Nasibmu Kini

25 November 2019   06:42 Diperbarui: 25 November 2019   06:59 21 0 0

Berkesempatan menyaksikan jejak-jejak (situs) masa silam tentu merupakan pengalaman yang menarik sekaligus memberikan kesan yang mendalam. 

Jejak sejarah masa silam bak "kaca benggala" bagi kita semua tak terkecuali kaum milenial yang identik dengan dunia digital.

Bagi penikmat atau bahkan petualang wisata sejarah yang kebetulan sedang melintas di kawasan Desa Watu Tulis, Prambon - Sidoarjo, Anda bisa menyaksikan secara lebih dekat situs (candi) Watoe Toelis (Watu Tulis) yang diperkirakan merupakan warisan Airlangga dari Kerajaan Kahuripan.

Sejak ditemukan (dipindahkan) pada tahun 1998 hingga saat ini keadaan situs masih merana dan belum tertata rapi alias belum terekonstruksi dengan baik. Bongkahan-bongkahan batu candi (andesit) yang jumlahnya mencapai ratusan bahkan ribuan itu hanya ditumpuk begitu saja selama puluhan tahun di bawah bangunan pelindung.  

Catatan terkait : 

https://www.kompasiana.com/mawan.sidarta/5af3e6be16835f0c0c5ec453/perlunya-perbaikan-jalan-menuju-situs-watoe-toelis

https://www.kompasiana.com/amp/mawan.sidarta/ironis-warisan-kahuripan-ini-dirampok-orang_55282ac56ea8348c548b4578#aoh=15746398470779&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&amp_tf=Dari%20%251%24s