Opa Jappy Official
Opa Jappy Official Jurnalis

Pegiat Literasi Publik, Pro Life Indonesia, Digital Journalism, Pengelola Jakarta News dan Ruang Biblika Kompasiana

Selanjutnya

Tutup

Video

Video dan Esai "Simfoni Palsu"

12 Juni 2026   10:29 Diperbarui: 12 Juni 2026   10:29 227 1 0

Public Service Announcement | Pro Life Indonesia
Public Service Announcement | Pro Life Indonesia



Menatap Simfoni Palsu Sang Pemangsa Anak

Public Service Announcement | Opa Jappy
Public Service Announcement | Opa Jappy

Pada Era Kekinian, ancaman terhadap Anak-anak dan Remaja Putri (dan Putra), terutama mereka yang kesendirian, kesepian, serta ada di Institusi Pendidikan Berasrama, tak muncul melalui dobrakan pintu, suara menakutkan, serta berbagai intimidasi lainnya. Namun, menembus ruang mereka  melalui HP Smart, rentetan notifikasi, hadiah, dan perlakuan istimewa yang berlebihan.

Itulah Simfoni yang diciptakan Predator Child Grooming; Simfoni Palsu terstruktur yang rapi, perlahan, namun mematikan. Agar tujuannya tercapai, Predator Child Grooming, awalnya,  tidak langsung menunjukkan kejahatan.

Tapi, untaian kalimat santun, pujian hangat, hadiah kecil, hingga perhatian intensif sengaja dihujani agar mengisi ruang kosong serta keheningan dalam jiwa anak yang haus kasih sayang.  Semuanya itu membuat (calon) korban mendengar melodi indah menenangkan. Namun, di balik keindahan semu itu, ada jerat emosional yang menyeret mereka menuju kesendirian menyakitkan.

"Jika ....!"  Aku bertanya, "Selanjutnya?"

Jika Anda mendengar dan melihat anak (anak-anak) sementara terjerat Simfoni Palsu Predator Child Grooming; bahkan hanya tanda-tanda awal. Selanjutnya, "Bukan Urusan Gue!?"


Jika seperti itu, Anda segera ke Dokter atau Rumah Sakit terdekat agar melakukan amputasi telinga, cungkil biji mata, memutuskan pita suaramu; karena hidup dan kehidupanmu tidak bermanfaat untuk kemanusiaan. Lebih baik Anda masuk Surga tanpa telinga, mata, suara; daripada di Neraka dengan keutuhan (namun di Bumi, tak berguna untuk kemanusiaan).


Setelah memilih atau memiliki pilihan, selanjutnya lakukan sesuai keputusan hatimu. Itulah kehendak bebas yang telah ada pada hidup dan kehidupanmu, sejak engkau tercipta di/dalam kandungan.


Opa Jappy | Penggagas Kampanye Anti Predator Child Grooming
WA/Telp +62 81 81 26 858