Muzamil Misbah
Muzamil Misbah Freelancer

Suka menulis tentang ekonomi dan puisi, financial literacy enthusiast

Selanjutnya

Tutup

Video Pilihan

10 Sayuran Terlupakan yang Ternyata Superfood, Kaya Gizi, Nutrisi dan Mudah Didapatkan

9 Januari 2026   06:00 Diperbarui: 10 Januari 2026   08:07 127 6 1

Daun kelor juga dikenal mampu membantu mengontrol kadar gula darah dan kolesterol. Dalam kehidupan sehari-hari, daun kelor sangat mudah diolah, mulai dari sayur bening, tumisan sederhana, hingga dikeringkan dan dijadikan teh herbal atau bubuk superfood yang bisa dicampur ke berbagai makanan.

Daun kedua: daun pepaya.

Daun pepaya memang identik dengan rasa pahit, namun justru rasa pahit inilah yang menandakan kandungan senyawa aktifnya sangat tinggi. 

Daun pepaya mengandung enzim papain yang berperan penting dalam membantu memecah protein sehingga sistem pencernaan bekerja lebih optimal. Selain itu, daun pepaya kaya vitamin C dan vitamin E yang berfungsi sebagai antioksidan, serta senyawa alkaloid dan flavonoid yang mendukung kesehatan tubuh. 

Dalam pengobatan tradisional, daun pepaya sering digunakan untuk meningkatkan nafsu makan, membantu kesehatan hati, dan mendukung pembentukan sel darah. 

Daun pepaya juga dikenal dapat membantu meningkatkan trombosit secara alami. Dengan teknik pengolahan yang tepat, seperti direbus dengan daun jambu biji atau diremas dan dicuci berulang kali, rasa pahit daun pepaya bisa dikurangi tanpa menghilangkan manfaat gizinya.

Daun ketiga: daun singkong.

Daun singkong merupakan salah satu sayuran lokal yang sangat kaya nutrisi dan mudah ditemukan. Daun ini mengandung protein nabati yang cukup tinggi dibandingkan banyak sayuran hijau lainnya, sehingga baik untuk membantu pembentukan otot dan jaringan tubuh. 

Selain itu, daun singkong juga kaya serat yang membantu melancarkan pencernaan, zat besi untuk mencegah anemia, kalsium untuk tulang, serta vitamin B kompleks yang berperan dalam metabolisme energi. 

Daun singkong juga memberikan rasa kenyang lebih lama, sehingga cocok dikonsumsi sebagai menu harian keluarga. Jika diolah dengan benar, daun singkong aman dan sangat bergizi. Biasanya daun singkong direbus, ditumis, atau diolah menjadi gulai dan sayur santan khas daerah yang lezat dan mengenyangkan.

Daun keempat: genjer.

Genjer adalah sayuran air yang dulu sangat populer, terutama di daerah persawahan. Sayuran ini tumbuh liar di sawah, rawa, dan parit, sehingga sering dianggap sebagai tanaman biasa. 

Padahal, genjer mengandung serat tinggi yang sangat baik untuk kesehatan pencernaan. Selain itu, genjer juga kaya vitamin A untuk kesehatan mata, vitamin C untuk daya tahan tubuh, serta mineral penting seperti kalsium dan fosfor yang mendukung kesehatan tulang. Genjer juga rendah kalori dan lemak, sehingga cocok untuk pola makan sehat dan menjaga berat badan. 

Konsumsi genjer secara rutin dipercaya membantu mengontrol kolesterol dan mendukung kesehatan jantung. Dengan pengolahan sederhana seperti ditumis atau dijadikan campuran sayur, genjer bisa menjadi lauk sehat yang lezat dan bernutrisi.

Daun kelima: daun katuk.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4
  5. 5