Video

"Dari Ombak Samudra ke Puncak Merapi: Kisah Nyata Perjalanan Kami Menyusuri Yogyakarta dan Jawa Tengah

28 April 2026   06:07 Diperbarui: 28 April 2026   06:07 119 11 7


Episode 2 - Pantai

"Menelusuri Pantai Selatan Jawa Tengah: Ombak, Sunyi, dan Cerita yang Kami Temukan"

Menyibak Misteri dan Pesona Pantai Parangkusumo: Gerbang Kerajaan Laut Selatan

"Bukan cuma soal mitos. Pantai Parangkusumo menyimpan satu hal yang tak banyak orang sadari-golden hour yang begitu romantis untuk healing berdua..."

Setelah menikmati suasana Pantai Parangtritis, langkah kami berlanjut ke pantai yang letaknya tak jauh, namun atmosfernya terasa berbeda.

Kesan pertama yang begitu kuat saat kami tiba di Pantai Parangkusumo adalah perpaduan nuansa magis, sakral, dan eksotis yang menyatu dalam satu ruang. Hembusan angin kencang khas Samudra Hindia, hamparan pasir hitam yang luas, serta aroma kemenyan yang samar tercium di area Cepuri Parangkusumo---semuanya menciptakan suasana yang tidak biasa.

Bagi kami, ini bukan sekadar pantai.

Ada rasa "diam" yang dalam.
Ada energi yang sulit dijelaskan.

Di area Cepuri, yang dipercaya sebagai gerbang menuju kerajaan gaib Nyi Roro Kidul, nuansa spiritual terasa begitu kental. Tempat ini juga dikenal sebagai lokasi pertemuan bersejarah antara Panembahan Senopati dengan sang penguasa laut selatan.

Di sinilah, alam dan budaya seolah menyatu.
Ombak, angin, mitos, dan sejarah---semuanya hadir dalam satu lanskap yang sama.

Aktivitas yang Bisa Dilakukan

Di Pantai Parangkusumo, pengunjung bisa menikmati berbagai pengalaman:

  • Menikmati sunset yang eksotis dan dramatis
  • Bermain sandboarding di gumuk pasir
  • Menjelajah dengan Jeep wisata
  • Mengunjungi situs budaya Cepuri
  • Menikmati suasana spiritual yang khas
  • Menyaksikan ombak besar khas pantai selatan

"Koleksi: Misbah Moerad."

Hal Unik dan Tak Terduga

Pantai ini juga menyimpan sisi lain yang menarik---bahkan kadang terasa kontras:

* Pasar Malam Mistik
Pada malam Selasa Kliwon dan Jumat Kliwon, sering muncul pasar malam unik di tepi pantai. Suasananya ramai, tapi tetap menyisakan aura yang berbeda.

* Bermain Pasir Sepuasnya
Di area Gumuk Pasir Parangkusumo, anak-anak hingga orang dewasa bebas bermain pasir. Bahkan tersedia ayunan kayu yang jadi favorit untuk berfoto.

* Festival Layangan Raksasa
Pada waktu tertentu, langit Parangkusumo dihiasi layangan naga berukuran besar---pemandangan yang unik dan menghibur.

* Kontras Ritual dan Wisata
Kadang kita akan melihat sesajen atau mencium aroma kemenyan dari ritual labuhan. Di satu sisi wisata, di sisi lain tradisi sakral---berjalan berdampingan.

* Foto Ala Padang Pasir
Banyak pengunjung berfoto di gumuk pasir, seolah sedang berada di gurun Afrika.

"Koleksi: Misbah Moerad."

Cerita Kami: Jatuh Bangun di Atas Pasir

Kalau ditanya pengalaman paling berkesan?

Sandboarding.

Saya mencoba berdiri seperti pemain profesional... hasilnya? Jatuh.
Coba lagi... jatuh lagi.
Dan tentu saja---istri saya tertawa.

Dengan sedikit rasa malu (dan banyak tekad ), saya terus mencoba. Untungnya momen itu diabadikan oleh istri saya---jadi bahan cerita yang tak akan hilang.

Sekitar sepuluh menit jatuh bangun, akhirnya saya berhasil meluncur dengan cukup "terhormat".

Giliran istri saya mencoba.
Dia memilih duduk, bukan berdiri.

Kami pikir akan lebih aman.
Ternyata... tetap jatuh juga

Di situlah kami sadar---kadang yang paling berharga dari perjalanan bukan keberhasilan, tapi momen sederhana yang bisa kita tertawakan bersama.

Lokasi dan Akses

Pantai Parangkusumo berada di kawasan yang sama dan berdekatan dengan Parangtritis, tepatnya di Kelurahan Parangtritis, Kapanewon Kretek, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

Jaraknya sekitar 27--29 km dari pusat kota dan dapat ditempuh dalam waktu 45 menit hingga 1 jam perjalanan.

Akses menuju lokasi sangat mudah, baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum. Dari Terminal Giwangan, tersedia bus jurusan Parangtritis dengan tarif sekitar Rp20.000.

Banyak dari kita mungkin sudah pernah ke sini.
Namun setiap kunjungan selalu membawa cerita yang berbeda.

Kalau om bro dan kompasianer punya pengalaman menarik di sini, atau punya rekomendasi destinasi berikutnya, tulis di kolom komentar ya...

"Biarkan deburan ombak Parangkusumo menyapu penatmu.
Dan angin selatannya membisikkan ketenangan yang tak bisa dibeli oleh apa pun.
Datanglah... dan pulanglah dengan hati yang lebih utuh."

 

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4