Video Pilihan

Pendakian Tipis-Tipis ke Gunung Keramat Sentul: Nafas Tersengal Hati Tetap Senang

13 Juni 2026   13:30 Diperbarui: 13 Juni 2026   13:30 155 14 6

Sebelum puncak, kami melewati Lembah Keramat di ketinggian sekitar 875 MDPL. Suasananya mulai terasa lebih tenang, udara lebih sejuk, dan langkah mulai terasa ringan kembali.

Akhirnya, pukul 11.15 kami tiba di Puncak Keramat (945 MDPL). Tidak terlalu tinggi, tapi cukup memberi kepuasan. Perjalanan yang naiknya penuh drama, terbayar dengan suasana puncak yang menenangkan.

Kami tidak terlalu lama di atas. Pukul 11.57 mulai turun, karena sadar perjalanan pulang juga butuh tenaga.

Di perjalanan turun, tepatnya sekitar menit 16.25 (dalam video kami), momen yang ditunggu akhirnya tiba: menikmati durian dan kelapa muda. Kombinasi sederhana, tapi luar biasa nikmat setelah perjalanan panjang.

"Koleksi: Misbah Moerad."

Namun cerita belum selesai.

Di jalur turun, khususnya dari Pos 3 ke basecamp, justru istri saya mulai kelelahan. Beberapa kali harus berhenti untuk istirahat. Mungkin efek "kebanyakan makan duren", atau memang tenaga sudah terkuras sejak tadi.

Perjalanan turun terasa lebih lama dari yang dibayangkan. Tapi seperti biasa, kami jalani dengan santai, tanpa memaksakan diri.

Akhirnya, pukul 15.30 kami tiba kembali di basecamp. Langsung bersih-bersih, sholat, dan bersiap pulang.

Pendakian ini mungkin tidak panjang, tidak tinggi, dan tidak ekstrem. Tapi justru di sinilah letak keindahannya-tentang menikmati proses, menerima kondisi tubuh, dan saling menjaga satu sama lain.

Karena pada akhirnya, pendakian bukan hanya soal sampai puncak, tapi tentang perjalanan itu sendiri.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2