Video Pilihan

Tersesat di Malam Hari...Tapi Justru Dapat "Penunjuk Jalan" Tak Terlihat di Lereng Gunung Salak

19 Juni 2026   05:55 Diperbarui: 19 Juni 2026   05:55 181 23 11


Selamat Pagi...

Perjalanan ini hampir saja kami batalkan...

Berawal dari niat sederhana: camping seru bareng teman-teman di Nitas Resort, Cianjur, yang berada di lereng Gunung Salak dengan ketinggian sekitar 1.150 mdpl.

"Koleksi: Misbah Moerad"

Kami berangkat sebelum magrib dari Bogor, penuh semangat...
Tapi siapa sangka, perjalanan berubah jadi petualangan yang tidak kami rencanakan.

Google Maps yang kami percaya sepenuhnya... justru membawa kami berputar-putar.

Dari Puncak... malah nyasar sampai ke kota Cianjur.

Di sana kami sempat berhenti dan bertanya. Warga menyarankan untuk kembali lagi, sebelum patung kuda ambil kiri. Kalau lurus, malah balik lagi ke Puncak.

Malam semakin gelap...
Jalanan sepi...
Penerangan pun tidak merata...

Jujur kompasianer, di titik itu kami hampir putus asa dan berpikir untuk balik saja ke Bogor.

"Koleksi: Misbah Moerad."

Sampai akhirnya...

Seorang pengendara motor berhenti di dekat kami.

Dia bertanya, kami mau ke mana. Setelah kami jelaskan, tanpa banyak bicara... dia langsung menawarkan untuk mengantar.

Di tengah jalan yang gelap, dingin, dan sepi... kami mengikuti motor itu seperti mengikuti harapan.

Dan benar saja...
Kami akhirnya sampai di lokasi Nitas Resort hampir jam 8 malam.

Saat saya turun dari mobil untuk mengucapkan terima kasih...

Pengendara motor itu... hilang.

Sepi.
Tidak ada siapa-siapa.
Seolah dia memang tidak pernah ada.

Istri saya hanya bilang pelan,
"Mungkin malaikat yang menolong kita..."

Kami hanya saling diam.

Lalu masuk ke area camp...

Suasana langsung berubah hangat.

Teman-teman sudah berkumpul, sebagian sedang makan malam, sebagian lagi menyalakan api unggun. Tenda kami pun sudah dipasangkan oleh kawan yang datang lebih dulu.

"Koleksi: Misbah Moerad."

Malam itu... dingin terasa nikmat, ditemani api unggun, canda, dan cerita.

Pagi harinya, suasana berubah jadi penuh tawa.

Kami lanjut dengan kegiatan outbound-seru-seruan, tertawa lepas di alam terbuka. Setelah itu dilanjutkan dengan off-road, menyusuri jalur hutan dengan adrenalin yang benar-benar naik.

Tidak semua ikut.

Ada yang memilih kembali ke tenda setelah outbound.

Dan lucunya...
Begitu lihat foto-foto off-road kami...

Mereka langsung kompak bilang,
"Wah... nyesel tadi balik ke tenda!"

Sore hari, kami mulai berkemas. Bongkar tenda, bersih-bersih, dan bersiap pulang dengan cerita yang tidak akan kami lupakan.

"Koleksi: Misbah Moerad."

Penutup

Camping kali ini bukan sekadar perjalanan biasa...

Ada rasa lelah, nyasar, hampir menyerah...
Tapi juga ada tawa, kebersamaan, dan mungkin... sedikit "keajaiban".

Kalau kompasianer lagi cari tempat camping yang bukan cuma indah, tapi juga penuh cerita...

Coba deh datang ke sini.

Siapa tahu...
Perjalanan kompasianer juga punya cerita tak terduga seperti kami.

Yuk, rasakan sendiri camping di lereng Gunung Salak...
Karena kadang, cerita terbaik justru dimulai dari perjalanan yang nyasar.

HALAMAN :
  1. 1
  2. 2
  3. 3
  4. 4