Video Pilihan

Stonehenge Yogyakarta: Keajaiban Batu Bekas Letusan Merapi yang Bikin Mata Terpukau

13 Juli 2026   06:04 Diperbarui: 13 Juli 2026   06:04 48 4 3


Pagi itu, perut sudah kenyang setelah sarapan nikmat di Warung Kopi Klotok. Rasanya pas banget untuk lanjut jalan, dan tujuan kami selanjutnya sudah jelas: Stonehenge Yogyakarta.

Begitu sampai, kami langsung tertegun. Berdiri di tengah hamparan batu vulkanik raksasa, dengan siluet megah Gunung Merapi menjulang di kejauhan, rasanya seperti masuk ke dunia yang berbeda. Bukan situs purba ribuan tahun lalu, tapi ini keajaiban alam dan tangan manusia yang memadukan jejak sejarah letusan dengan konsep wisata kekinian. Suasananya tenang, sedikit mistis, tapi tetap terasa hangat dan ramah - cocok banget buat dijelajahi.

"Koleksi: Misbah Moerad"

Kami tidak sendirian, lho. Ada istri saya yang selalu siaga mengatur gaya berfoto, sambil sesekali bercanda, "Jangan berdiri miring nanti batu-nya ikut miring juga!"  Dan tak kalah penting, ada Pak Andi - fotografer sekaligus pengemudi andalan kami. Tangan kanannya cekatan memegang kamera, tangan kirinya mahir memegang setir, mulutnya tak kalah asyik memberi arahan: "Berdiri sedikit ke kiri Pak, biar Merapi-nya masuk juga ke bingkai!" Hasilnya? Banyak foto bagus tanpa perlu banyak usaha.

"Koleksi: Misbah Moerad"

Stonehenge Yogyakarta ini terletak di dalam kawasan The Lost World Castle, tepatnya di Dusun Petung, Desa Kepuharjo, Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman. Uniknya, tempat ini dibangun dari sisa material letusan Gunung Merapi tahun 2010. Batu-batu vulkanik yang berserakan dulunya, kini disusun rapi secara manual membentuk lingkaran dan pola geometris yang mirip dengan Stonehenge di Inggris.

Selain cantik dipandang dan jadi latar foto yang kece, tempat ini juga punya makna mendalam. Pembangunannya menjadi salah satu cara warga setempat memulihkan kehidupan dan ekonomi pasca musibah. Jadi selain berwisata, kita juga bisa belajar bagaimana alam bisa berubah, dan bagaimana manusia bisa bangkit dan mengolahnya jadi sesuatu yang bernilai.

Medannya pun relatif rata dan aman, jadi tetap nyaman buat dibawa keluarga besar maupun anak-anak. Tekstur kasar pada setiap batunya membuat suasana terasa alami dan otentik - bukan sekadar tontonan buatan semata.

Setelah puas berkeliling dan mengabadikan momen di antara susunan batu raksasa ini, rencana kami masih panjang: lanjut menjelajahi area The Lost World Castle yang masih satu kawasan.

"Koleksi: Misbah Moerad"

Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Yogyakarta dan ingin pengalaman yang beda dari biasanya, jangan lewatkan tempat ini. Datanglah, rasakan sendiri suasana mistisnya, lihat jejak kekuatan alam Merapi, dan siapkan kamera terbaikmu - apalagi kalau ditemani orang tercinta dan pemandu yang asyik seperti Pak Andi, dijamin perjalanan makin berkesan!